Radar Kendal

Kesadaran Melapor masih Rendah, 6 Bulan Hanya 4 Orang Direhabilitasi

Kesadaran Melapor masih Rendah, 6 Bulan Hanya 4 Orang Direhabilitasi

KETERANGAN PERS – Kepala BNNK Kendal, AKBP Sharlin Tjahaja Frimer Arie, berikan keterangan pers pelaksanaan puncak peringatan HANI tahun 2018, kemarin.
NUR KHOLID MS

KENDAL – Kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman nasional yang serius. Sayangnya, kesadaran masyarakat untuk melaporkan korban penyalahgunaan narkoba terbilang masih rendah.

Padahal, akibat penyalahgunaan narkoba, 12 ribu orang meninggal setiap tahunnya. Data itu mengacu pada hasil survei BNN RI Tahun 2017 yang menyebut angka prevalensi penyalahgunaan narkoba secara nasional mencapai 1,77%, yakni 3.376.115 orang. Sementara untuk tingkat Jawa Tengah sebesar 1,16%, yakni 278.400 orang.

“Kendala kita adalah rendahnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan keluarga atau tetangganya yang berstatus korban penyalahgunaan narkoba,” ucap Kepala BNNK Batang, AKBP Sharlin Tjahaja Frimer Ari, saat konferensi pers tentang rencana puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2018 di wilayahnya, Rabu (11/7).

Dia menjelaskan, tahun 2017 tercatat ada 11 penyalahguna narkoba yang menjalani rehabilitasi di rumah sakit rujukan BNNK. Sementara tahun ini, hingga Juni kemarin sudah ada 4 orang yang direhabilitasi.

“Masih banyak yang salah paham, bahwa kalau melaporkan, maka penyalahguna narkoba akan ditangkap. Ini keliru, karena penyalahguna itu statusnya korban, justru kalau dilaporkan ke BNN, yang bersangkutan akan mendapatkan rehabilitasi sampai sembuh. Kalau kesadaran untuk melapor ini tinggi, maka kasus penyalahgunaan bisa ditekan,” jelas Sharlin.

Untuk mencegah dan meminimalisir penyalahgunaan narkoba, lanjut dia, BNNK telah melakukan berbagai kegiatan. Salah satunyahimbauan melalui pemasangan baliho, dan MMT di beberap titik lokasi strategis.

“Himbauan pesan anti narkoba juga kami sampaikan kepada ulama untuk menyampaikannya di materi khutbah Hari Raya Idul Fitri,” terangnya.

Sharlin menambahkan, puncak acara HANI 2018 akan digelar Kamis (12/7) hari ini. Melalui momentum peringatan HANI 2018, Sharlib mengajak semua komponen untuk satukan dan gerakkan segenap potensi masyarakat Kendal sebagai bagian potensi bangsa untuk melawan penyalahgunaan narkoba dalam rangka mewujudkan masyarakat Kendal yang sehat tanpa narkoba.”Kalau seluruh komponen bisa sinergi melakukan pencegahan, kami optimis Kabupaten Kendal bisa terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” tukasnya. (nur)

Penulis: Nur Kholid Ms

Facebook Comments