Radar Kendal

Gimana Ini, Duel Persik vs Persibat Terancam Tanpa Suporter Alas Roban

Kapolres Kendal, AKBP Adiwijaya

ANTISIPASI – Kapolres Kendal, AKBP Adiwijaya, mulai mengantisipasi potensi kerawanan pada laga Persik kontra Persibat yang bakal digelar beberapa hari ke depan.
NUR KHOLID MS

Antisipasi Kerawanan, Polres Koordinasi dengan Batang

Kerusuhan suporter usai laga Persik Kendal kontra Persis Solo, Senin (9/7) lalu, ternyata berbuntut panjang. Untuk alasan keamanan, Polres Kendal menyampaikan kemungkinan duel Persik versus Persibat Batang pada partai lanjutan Liga 2 Indonesia akan digelar tanpa suporter Alas Roban.

“Potensi rusuh itu bisa saja terjadi. Saya kira semua akan berpotensi dengan adanya masa yang banyak. Jika ada yang tersulut sedikit saja dan mulai ejek-ejekan tentu akan muncul pertikaian. Kalau memungkinkan terjadi kerawanan, mending tidak perlu ada suporter dari tamu, ” kata Kapolres Kendal AKBP Adiwijaya, usai pelaksanaan upacara HUT Bhayangkara ke-72, dii halaman Mapolres, Rabu (11/7).

Kapolres mengatakan, sebagai antisipasinya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Batang serta panitia pelaksana untuk menyarankan agar suporter Persibat tidak hadir dalam laga Persik Kendal kontra Persibat Batang.

“Kita sarankan tentang kondisi yang ada dan mencoba menyarankan untuk tidak perlu hadir. Kita juga akan bicara dengan Polres Batang untuk mencegah Korlap Batang agar tidak hadir nantinya,” ungkap dia.

Menrut Kapolres, kerusakan yang ada di Stadion Utama Kebungdalem Kendal juga menjadi salah satu faktor pertimbangan keamanan dari Polres. Seperti Tribun Timur yang saat ini mengalami kerusakan pada pagar pembatas akibat kerusuhan oleh Suporter Persis Solo pada pertandfingan belum lama ini.

“Standar keamanan menjadi kurang bagi suporter tamu dan ini menjadi alasan utama agar Ultras Roban dan Roban Mania (suporter Persibat -red) tidak perlu hadir mendukung timnya,” ujar dia.

Kapolres menjelaskan, kericuhan yang terjadi antara suporter Persis Solo dan Persik Kendal yang awalnya hanya di area Stadion Utama Kebon Dalem meluas hingga Kaliwungu, Boja dan Mangkang. Bahkan, kericuhan juga melibatkan pihak di luar dua suporter tersebut.

“Setidaknya ada 7 korban luka, 4 dari pihak Kendal dan 3 dari Pihak Solo akjibat kericuhan itu. Tak hanya itu, sebuah sepeda motor juga ikut dirusak,” timpal dia.

Kapolres menambahkan, pihaknya melakukan pengamanan perjalanan suporter Solo hingga perbatasan Kendal dengan Kabupaten Semarang dan Kota Semarang. “Hal itu agar tidak semakin meluas kericuhan tersebut diberbagai wilayah di Kendal,” pungkas dia. (nur)

Facebook Comments