Metro Pekalongan

Latih Kemandirian, Siswa TK Diajak Mabit

Latih Kemandirian, Siswa TK Diajak Mabit

AKTIVITAS – Siswa PAUD IT Al Fikri sholat berjamaah, diimami oleh salah satu siswa dengan bergantian saat melakukan mabit.
MALEKHA

*PAUD IT Al Fikri

KOTA PEKALONGAN – Dalam rangka melatih kemandirian siswa, PAUD IT Al Fikri membuat program mabit (malam bina iman dan takwa). Sehingga nantinya akan terbentuk mental dan karakter, yang berbasis kepemimpinan dan kemandirian.

Demikian disampaikan Kepala PAUD IT Al Fikri, Wafidin, kepada Radar Pekalongan di ruang kerjanya, Selasa (10/7). “Program ini sudah kali ke 3 kita laksanakan, alhamdulillah inputnya juga bagus. Jadi kita akan terus melakukan program ini,” ungkap Wafidin.

Program mabit ini didesain di luar Kota, hal ini untuk benar-benar melatih para siswa bisa bertanggung jawab terhadap diri mereka sendiri, mandiri tanpa didampingi oleh orang tua serta mampu menjadi pemimpin minimal bagi diri mereka sendiri.

“Jadi kita sudah 3 kali mengadakan mabit di Pagilaran, nah disana anak-anak tidak boleh dijenguk oleh orang tuanya, benar-benar mandiri mengurusi keperluan sendiri serta bisa menjadi pemimpin ketika diminta gantian untuk menjadi seroang imam bagi teman-temanya,” imbuhnya.

Dengan model pendidikan semacam ini, ia berharap akan menjadikan anak-anak ini ketika dewasa bisa menjadi pemimpin yang berkarakter dalam mengelola negara dengan baik dan bisa memperbaiki kondisi bangsa dimasa depan.

“Kalau kita lihat di Indonesia ini kan miris sekali ya, banyak tokoh politik tapi sedikit dari mereka yang mempunyai jiwa pemimpin. Nah dengan penanaman karakter sejak dini ini bisa menjadi salah satu wadah mmelahirkan pemimpin yang lebih baik,” tutur Wafidin.

Selain itu, pembekalan nilai relegiutas pun tetap menjadi prioritas pendampingan yang dilakukan secara selaras, seperti melakukan kebiasaan sesuai ajaran islam serta memperkuat hafalan al quran (tahfidz).

“Kita dari tahun kemarin sedang merintis program tahfidz, nantinya juga akan ada wisuda tahfidz bagi anak-anak. Bahkan kelas tahfidz kami klasifikasikan khusus sesuai kemampuan para siswa,” pungkasnya.(mal)

Penulis: Malekha | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments