Radar Kajen

Kepada Calhaj Kabupaten Pekalongan, Bupati Asip Berpesan Begini

Pelepasan Calhaj

PELEPASAN CALHAJ – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menghadiri penutupan Manasik Haji dan Pelepasan Calhaj Kabupaten Pekalongan, di GPU Kajen, Senin pagi.
MUHAMMAD HADIYAN

KAJEN – Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi dalam sambutannya pada kegiatan Penutupan Manasik Haji dan Pelepasan Jamaah Calon Haji Kabupaten Pekalongan, di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, menyampaikan bahwa ibadah haji itu adalah ibadah fisik.

Oleh karena itu, kepada seluruh jamaah calon haji untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga tiap hari untuk melatih fisik.”Kepada para petugas baik dari TPHD maupun TKHD untuk meningkatkan profesionalitas. Tolong dampingi para jamaah haji agar bisa melaksanakan ibadah haji dengan nyaman,” ujar Bupati.

Hasil evaluasi dari Kementerian Agama Ri tentang pelaksanaan haji Kabupaten Pekalongan tahun 2017 baik sekali.

“Sesuai UU Haji yang mengharuskan agar Pemerintah Kabupaten menfasilitasi sarana transportasi dari daerah asal ke embarkasi maupun ke debarkasi. Nah ini di Kabupaten Pekalongan sudah dipenuhi secara penuh sejak 2017. Tidak hanya itu, kita siapkan tenaga pendamping yang ahli dan profesional,” papar Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengungkapkan bahwa mempertahankan program-program lama yang baik, tetapi terus-menerus meningkatkan hal baru yang lebih baik. “Itulah kaidah dan prinsip yang saya gunakan untuk menata jalannya Pemerintahan Kabupaten Pekalongan agar dapat melayani masyarakat Kabupaten Pekalongan, termasuk kepada jamaah haji dengan semangat semakin baik dan semakin baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kajen, H. Kasiman Mahmud Desky, M.Ag dalam laporannya menyampaikan, jamaah calon haji Kabupaten Pekalongan tahun 1439 H/ 2018 yang akan menunaikan haji ke tanah suci sebanyak 939 orang dari 17 Kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Mereka akan terbagi dalam 3 kloter yakni Kloter 6 (344 orang), Kloter 7 (355 orang) dan Kloter 8 (247 orang).

“Jumlah jamaah calon haji laki-laki sebanyak 434 orang dan jamaah calon haji perempuan sebanyak 507 orang. Adapun jadwal keberangkatan yaitu, Selasa (17 Juli 2018). Dimana untuk Kloter 6, akan berangkat pukul 06.00Wib, Kloter 7 pukul 09.00Wib dan Kloter 8 pukul 21.00Wib,” terang Kasiman.

Masih menurut Kasiman, jamaah calon haji Kabupaten Pekalongan yang tertua berusia 87 tahun atas nama ibu Zuhro dari Wonopringgo dan yang termuda berusia 18 tahun atas nama Nessa Rifdawati Kusuma dari Buaran.

Jamaah Calon Haji Kabupaten Pekalongan Tahun 1439 H/ 2018 M, dilihat dari jenis pekerjaan yaitu PNS 208 orang, TNI/Polri 2 orang, pedagang 256 orang, tani/ nelayan 41 orang, pegawai swasta 159 orang, ibu rumah tangga 253 orang dan pelajar/ mahasiswa 20 orang.

“Apabila dilihat dari jenis pendidikan, lulusan SD yang terbanyak yakni 299 orang. Lainnya yaitu lulusan SMP 161 orang, SMA 234 orang, D1/D2/D3/D4 61 orang, S1 172 orang, dan S2 12 orang,” imbuh Kasiman. (yan)

Facebook Comments