Radar Batang

Waduh, Petani Keluhkan Minimnya Manfaat Kartu Tani

Waduh, Petani Keluhkan Minimnya Manfaat Kartu Tani

TANAM – Anggota Koramil Tersono bersama petani dari Desa Kranggan menanam bibit padi di area persawahan milik H Khaerudin.
M DHIA THUFAIL

TERSONO – Para petani di Desa Kranggan, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang keluhkan penggunaan kartu tani. Mereka menganggap bahwa kartu tani sama sekali tidak memberi manfaat dan memberi perubahan bagi petani.

Seperti dikatakan oleh satu di antara petani di Desa Kranggan, Khaerudin. Ia menyampaikan, bahwa adanya kartu tani tidak bisa membantu kesulitan yang dialami petani dalam hal menjangkau bahan bahan pertanian.

“Penggunaan kartu tani yang sudah dibagikan kepada para petani, belum bisa meningkatkan kesejahteraan para petani. Karena hasil yang didapat dengan biaya produksinya belum seimbang, masih lebih tinggi biaya produksinya, yakni mulai dari penyiapan lahan sampai dengan panen,” terang Khaerudin saat menerima kunjungan anggota Koramil Tersono, Senin (9/7).

Ia berharap para petani ke depan dapat menjangkau obat obatan, pupuk dan kebutuhan pertanian lainnya, hingga mereka bisa membeli dengan kontan.

“Petani tidak bisa menabung, karena hasil yang akan ditabung sudah habis untuk biaya hidup dan biaya produksi. Hasilnya, petani tidak bisa menggunakan dan memaksimalkan kartu tani tersebut,” tegasnya.

Sementara Peltu Arifin yang tengah membantu petani menyiapkan bibit padi untuk ditanam tetap memberikan motivasi kepada para petani.

“Semua yang dialami dan dikeluhkan oleh para petani, kami hanya bisa menyampaikannya kepada pimpinan kami dan selanjutnya akan disampaikan ke pejabat dinas instansi terkait”, ujarnya di hadapan para petani. (fel)

Penulis: M Dhia Thufail | Radar Pekalongan
Redaktur: Doni Widyo

Facebook Comments