Radar Kendal

Ingat, Lulusan MI dan SD Tidak Boleh Dibedakan

Kabid Pembinaan SD Disdikbud Kabupaten Kendal, Bejo, S Pd

Kabid Pembinaan SD Disdikbud Kabupaten Kendal, Bejo, S Pd

KENDAL – Polemik yang kaitannya dengan penerimaan siswa baru dari lulusan SD Negeri dengan lulusan MI akhirnya menemui titik temu. solusinya telah diatur dalam perundang-undangan yang melarang keras tindak diskriminasi dalam pendidikan.

Hal itu diungkapkan Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal, Bejo, S Pd, bahwa tidak perlu adanya pembedaan antara lulusan SD Negeri dengan MI karena sudah ada aturannya tidak boleh ada diskriminasi.

“Selama ini ada wacana untuk siswa lulusan MI harus ada seleksi masuk SMP karena ujian nasionalnya berbeda. Jika SD Negeri dari Kementrian Pendidikan namun MI dari Kementrian Agama. Kami tegaskan tidak ada diskriminasi jadi semua sama,” ungkapnya.

Selain itu, ia pun menambahkan kaitannya dengan zonasi di mana menjadi polemik juga khususnya di daerah atas yang jarak sekolahnya jauh disamping jumlah sekolah yang terbatas. Namun katanya kembali lagi dengan tujuan dari zonasi tersebut agar anak-anak tidak perlu menempuh jarak jauh serta dapat bersekolah sesuai dengan keinginan apalagi sekolah favorit.

“Zonasi itu bagus karena anak-anak tidak perlu keluar daerahnya untuk sekolah sehingga pemerataan pendidikan dapat berjalan,” imbuhnya.

Ia menuturkan, jika ada permasalahan dengan zonasi maka sesuai dengan peraturan dapat diselesaikan dengan mengacu pada kebijakan dinas dalam hal ini Kepala Disdikbud. “Banyak keluhan dari sekolah di daerah atas khususnya perbatasan karena banyak anak yang sekolah diluar Kendal dengan alasan jarak maka solusinya pada kebijakan kepala dinas,” pungkasnya.(fik)

Penulis: Akhmad Taufik | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments