Radar Kendal

Banyak Kecelakaan, Penumpang KMP Kalibodi Justru Meningkat

Banyak Kecelakaan, Penumpang KMP Kalibodi Justru Meningkat

PEMINAT MENINGKAT – Jumlah penumpang KMP Kalibodri menunjukkan peningkatan meski banyak berita soal insiden kecelakaan kapal akhir-akhir ini.
NUR KHOLID MS

KENDAL – Kecelakaan kapal banyak terjadi di perairan Indonesia, akhir-akhir ini. Tetapi insiden itu ternyata tak menyurutkan masyarakat untuk menggunakan jasa Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Kalibodri di Pelabuhan Kendal.

Bahkan, jumlah penumpang yang melakukan perjalanan dari pelabuhan Kendal menuju pelabuhan Kumai Kabupaten Kota Waringin justru meningkat dari pemberangkatan sebelumnya.

Kepala UPTD Pelabuhan Kendal, Andi Rahmat, mengatakan, pemberangkatan pada Senin (2/7) pekan lalu jumlah penumpang sebanyak 490 orang, sedangkan pada pemberangkatan Senin (9/7) naik menjadi 565 penumpang. Selain penumpang, Kalibodri juga mengangkut satu alat berat, yakni 10 truk besar, 7 truk sedang, 14 mobil dan 36 sepeda motor.

“Kami lakukan pemeriksaan ketat agar tidak ada penumpang gelap yang menyusup dalam kapal. Ini untuk menghindari kapal kelebihan muatan dan menghindari kecelakaan kapal akhibat kelebihan beban,” kata dia.

Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan kendaraan yang diangkut dalam kapal agar tidak membawa benda berbahaya saat perjalanan.

“Kita cocokkan daftar penumpang yang naik agar tidak melebihi batas toleransi kapal. Itu untuk memastikan alat keselamatan dapat mencakup semua penumpang,” terang Andi Rahmat.

Salah seorang penumpang, Ipung, mengaku memilih menggunakan moda transportasi kapal karena biayanya yang relatif murah. Dengan kapal, dia juga bisa berangkat bareng teman-teman lainnya yang dananya terbatas.

“Murah, itu alasan kami. Misdalkan tiket pesawat murah maka saya pilih alat transportasi udaranya,” kata dia.

Lucunya, Ipung sebetulnya takut naik kapal. Berita soal kecelakaan di perairan juga menambah rasa cemasnya. Namun tidak ada pilihan lain, terlebih keuangan yang terbatas. “Kalau lihat berita di tv kapal tenggelam ya takut. cuman gimana lagi, tidak ada pilihan,” pungkas Ipung, pria Banjarnegara yang akan pergi ke Pangkalanbun tersebut. (nur)

Penulis: Nur Kholid Ms

Facebook Comments