Radar Pendidikan

Di Kota Pekalongan, Ternyata Ada 10 Calon Siswa Cabut SKTM

Informasi Sekolah Negeri

LIHAT – Terlihat siswa dengan melihat informasi di salah satu sekolah negeri di Kota Pekalongan.
MALEKHA

Temuan Tim verifikasi PPDB SMAN 1 Pekalongan

Terdapat 72 siswa baru yang memasukkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), dalam berkas pendaftaran di SMAN 1 Pekalongan. Dari 72 siswa tersebut, 10 siswa diantaranya mencabut SKTM karena tidak layak menggunakan SKTM atau dikategorikan mampu.

Demikian disampaikan Kepala SMAN 1 Pekalongan, Sulikin, kepada Radar Pekalongan, Senin (9/7). “Jumlah ini memang cukup banyak ya, namun saat ini 10 diantaranya yang tidak masuk dalam kriteria penerima manfaat SKTM, sudah mencabut SKTM dan mereka tetap mengikuti seleksi secara reguler,” ungkap Sulikin.

Dari banyaknya jumlah SKTM yang masuk, tidak serta merta menjadi prioritas utama dan diterima begitu saja bagi SMAN 1 Pekalongan. Pihak sekolah membentuk sebuah tim verifikasi lapangan yang bertugas memvalidkan data, agar SKTM benar-benar digunakan oleh siswa yang berhak menggunakannya.

“Kami mempunyai tim sendiri yang bertugas untuk memvalidkan data, mulai dari 4 Juli sampai hari Sabtu kemarin. Dan memang hasil dari tim 10 siswa ini tidak bisa menggunakan SKTM dan kami meminta pada siswa untuk mencabut SKTMnya dan mendafar jalur reguler,” imbuhnya.

Sementara itu, siswa yang melakukan pendaftaran menggunakan fasilitas SKTM, sudah dipublikasikan pada media sosial agar masyarakat ikut memantau berjalannya proses verifikasi.

“Kami transparan ya, siapa saja yang menggunakan, kami pampangkan ke media sosial dan juga papan pengumuman sekolah. Hal ini dilakukan agar masyarakat juga ikut memantau dan apabila ada kejanggalan bisa langsung melaporkan pada kami,” pungkas Sulikin. (mal)

Facebook Comments