Radar Batang

Luar Biasa, di Jateng hanya Batang yang Dapat Penghargaan dari Kemenpar

Borobudur International Art

PENGHARGAAN – Bupati Batang Wihaji menerima penghargaan dari Kementerian Pariwisata pada gelaran “Borobudur International Art”.
M DHIA THUFAIL

Dinilai Peduli Kelestarian Seni Budaya

Nama Kabupaten Batang terus berkibar di pentas nasional hingga internasional karena sejumlah penghargaan yang diterimanya. Yang terbaru, Batang bahkan menjadi satu-satunya daerah di Jawa Tengah yang menerima penghargaan dari Kementerian Pariwisata.

Apresiasi itu diterimakan langsung oleh Bupati Batang, Wihaji, saat festival tahunan “Borobudur International Art Performance Festival (BIAPF) 2018” yang diadakan Kemenpar di Magelang, Minggu (8/7). Wihaji mendapat kesempatan naik ke panggung kehormatan untuk mewakili Provinsi jateng.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, Achmad Taufiq SP MM, ditemui di ruang kerjanya, Senin (9/7) membenarkan hal itu. Ia mengatakan, Batang menjadi satu satunya daerah di Jawa Tengah yang menerima penghargaan dari Kemenpar.

“Kementerian Pariwisata memberikan apresiasi kepada Bupati Batang Wihaji, karena kepedulianya dalam melestarikan seni dan budaya. Sehingga, hanya nama Bupati Batang yang disebut untuk menerima penghargaan dari Kementerian Pariwisata tersebut,” ungkap Taufiq.

Taufiq menjelaskan, apresiasi yang diberikan itu merujuk pada komitmen Bupati Batang Wihaji untuk nguri-uri budaya. Seperti dengan menggelar event tahunan “Batang Art Festival”. Di mana dalam event itu banyak ditampilkan beragam kesenian, mulai dari seni rupa, seni tari dan seni musik.

Taufik menyebutkan, pada penyelenggaraan event tahunan tersebut, 35 Kabupaten/Kota se Jawa Tengah mengirimkan para kontingen untuk menyajikan kesenian khas dari daerahnya. Sehingga, total keseluruhan peserta dari Jawa Tengah terhitung ada 53 orang peserta.

“Event kemarin itu levelnya Internasional, jadi pesertanya tidak hanya datang dari seluruh Indonesia saja, melainkan juga ada yang datang dari Swiss dan Meksiko,” tukasnya.

Kabupaten Batang sendiri, kata Taufiq, mengirim 60 orang pegiat seni untuk unjuk gigi pada event tingkat Internasional tersebut. Mereka menampilkan kesenian tari Simo Gringsing dan Batik Gringsing.

“Bapak Bupati juga sempat mendapatkan tawaran dari Kementerian Pariwisata untuk menjadi tuan rumah pada penyelenggaraan event tahunan ini. Tawaran ini menjadi hal yang sangat istimewa bagi Kabupaten Batang. Selain merupakan event Internasional, event ini juga bisa kita gunakan untuk mempromosikan program Batang Heaven of Asia,” bebernya.
Bupati meyatakan siap menerima tantangan itu. Tinggal mempersiapkan segala sesuatunya saja, mulai dari anggaran sampai dengan sumber daya manusianya.

“Kalau dibilang siap, kita siap siap saja. Namun seperti yang diungkapkan oleh Bupati juga, apabila ada bantuan anggaran dari APBN dan anggaran APBD kita cukup, maka semuanya kita rasa akan berjalan baik baik saja,” pungkasnya. (fel)

Facebook Comments