Radar Kendal

Bangun Gedung 7 Lantai, Serap Dana Rp 53 M

Bangun Gedung 7 Lantai, Serap Dana Rp 53 M

BANGUN – Bupati Kendal didampingi Ketua PWM Jateng H Tafsir serta Ketua PDM Kendal H Muslim Rahmadi melakukan peletakan batu pertama, Ahad (1/7), menandai dimulainya pembangunan gedung 7 lantai RSU Muhammadiyah Darus Istiqomah Kaliwungu.
NUR KHOLID MS

*RSU Darul Istiqomah

*Bupati Komitmen Bantu Perizinan

KALIWUNGU – Muhammadiyah Kabupaten Kendal seperti tak pernah berhenti membangun amal usaha, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. Ahad (1/7) kemarin, giliran RSU Muhammadiyah Darul Istiqomah Kaliwungu yang melakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan gedung baru 7 lantai senilai total Rp 53,3 M.

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Kendal, Mirna Annisa, bersama Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal H Muslim Rahmadi, serta Ketua PWM Jateng Drs H Tafsir M Ag, dalam momentum peringatan milad ke-23 RSU Muhammadiyah Darul Istiqomah. Bupati pun memberikan pujian untuk ormas Islam modern itu yang terus membangun berbagai amal usaha, sehingga turut berkontribusi membantu pemerintah daerah.

“Soal semangat bergotong royong dalam kebaikan, warga Muhammadiyah Kendal memang luar biasa. Pembangunan gedung baru ini contohnya. Muhammadiyah telah menunjukkan kontribusinya yang riil melalui pendidikan dan kesehatan yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas,” ungkap Bupati.

Mirna karenanya mendukung rencana pembangunan gedung 7 lantai RSU Muhammadiyag Kaliwungu tersebut. Dia juga berjanji untuk membantu proses perizinannya agar lebih mudah.

“Sejauh dilakukan sesuai aturan dan tidak menyalahi aturan, insya Allah kami bantu di aspek perizinannya. Mudah-mudahan sesuai target, tahun 2020 gedung ini selesai dibangun,” ucapnya.

Ketua PDM Kendal, Muslim Rahmadi, mengungkapkan, sejak awal berdiri, persyarikatan Muhammadiyah memiliki komitmen tinggi untuk membantu umat, masyarakat dan bangsa agar sehat dan cerdas. Karena itu, selain berbagai lembaga pendidikan, Muhammadiyah juga rajin membangun rumah sakit.

“Gedung tujuh lantai ini nanti untuk melayani umat dalam memberikan akses kesehatan. Muhammadiyah itu kalau bangun-bangun rak tahu ndue duwit tapi dadi. Karean itu, Bupati bisa membantunya agar gedung tujuh lantai ini bisa cepat jadi. Paling tidak, membantu dalam memberikan berbagai perizinanya,” kata dia.

Gedung baru itu akan berdiri di atas lahan seluas 9.950 M persegi dengan lokasi masih di sekitar lokasi RSU. Direktur RSU Muhammadiyah Darul Istiqomah, dr Bima Nugroho M Kes, menjelaskan, luas bangunan perlantai dari gedung tersebut mencapai 1.070 m, sementara luasan total gedung utama 7.470 m.

Pembangunan gedung 7 lantai itu juga akan menghabiskan total anggaran Rp 53,372 M. Rinciannya gedung utama Rp 50,422 M yang terdiri dari struktur Rp 20,32 M, arsitek Rp 17,322 M, MEP Rp 12,78 M, serta biaya lanscape untuk luasan 5.900 M adalah Rp 1,95 M.

“Peruntukan bangunan tujuh lantai, lantai 1 untuk VK, (loby dan cafetaria), lantai 2 ruang hemodialisasi, lantai 3 ruang ICU, HCU, NICU dan PICU, lantai 4 untuk ruang rawat inap anak-anak lengkap (Kelas III hingga I), lantai 5 dan 6 untuk ruang rawat inap kelas VIP, dan ruang 7 untuk ruang bedah sentral 4 kamar operasi,” terang Bima. (adv/nur)

Penulis: Nur Kholid MS

Facebook Comments