Features

Syawalan di Pantai Jadi Pilihan

Pantai Jodo

RAMAI – Ribuan pengunjung padati Pantai Jodo, Desa Sidodadi, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.
LAILATUL MAFIYAH

Menengok Keramaian Pantai Jodo Gringsing

Ribuan orang berbondong-bondong mengunjungi Pantai Jodo, Gringsing untuk menikmati syawalan seusai Idulfitri. Seperti apa? LAILATUL MAFIYAH, GRINGSING

Air dan angin beradu menjadi gulungan ombak yang mengarah ke pantai. Pantai Jodo yang dikenal dengan pantai seribu pohon cemara dipenuhi oleh anak-anak, muda-mudi, dan orang tua yang tengah menikmati suasana syawalan seusai merayakan Idul Fitri sembari berwisata di pantai.

Dibawah pohon cemara, orang-orang tengah bersantap, ‘piknik syawalan’ istilah mereka. Dengan beralaskan tikar dan kursi pantai mereka duduk bercengkerama menikmati suasana rindang. Pantai yang berada di Desa Sidodadi ini memang teduh, selain anginnya yang sepoi-sepoi.

Sudah menjadi kebiasaan masyarakat ketika hari syawalan, Jumat (23/6) ini berpergian ke tempat wisata. Pantai Jodo jadi pilihan untuk syawalan, pasalnya dalam sehari, sebanyak 3.000 orang berkunjung.

Menurut Bendahara Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Jodo, H Solikhin, hari ini telah habis 30 bandel tiket yang dibandrol Rp3.000 per kepala. Masing-masing bandel berjumlah 100 tiket. Tak hanya itu, masyarakat sekitar yang masuk tak terhitung karena mereka bebas masuk tanpa tiket.

“Ini memang puncak ramainya karena sejak H+1 pengunjung sudah ramai datang tetapi hanya berjumlah ratusan,” tuturnya.

Solikhin mengungkapkan, animo masyarakat untuk mengunjungi pantai sangat tinggi. Ia ingin pengunjung puas dengan wisata alam Pantai Jodo ini. Ke depannya ia bersama karang taruna ingin menata Pantai Jodo agar lebih bagus lagi.

“Yang saya saya sesalkan untuk jalan dari pantura menuju ke sini banyak jalan berlubang. Saya berharap pemerintah turut membantu kami untuk perbaikan, tentunya untuk meningkatkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Batang,” ungkapnya.

Dikatakan, selama ini pemerintah telah membantu penataan wisata, ke depannya pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Batang diharapkan semakin membantu.

“Dengan majunya wisata ini kami ingin meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaannya. Tak henti-hentinya kami membuat rencana untuk mengindahkan Pantai Jodo. Belum lama ini pantai sudah mengalami pengikisan 30-40meter yang menyebabkan pohon cemara tumbang. Kedepannya akan kami tata lagi,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments