Radar Pendidikan

Antisipasi Kenaikan Harga Menjelang Tahun Ajaran Baru

Harimurti,SST

Harimurti,SST

*Analisis Inflasi Bulan Juli 2016 dan 2017 di Kabupaten Pekalongan

Oleh: Harimurti, SST, Statistisi Muda BPS Kabupaten Pekalongan

Tahun Ajaran Baru bagi para Siswa dan Pelajar sudah didepan mata. Kebutuhan kenaikan kelas para siswa dan para Pelajar tentu banyak memerlukan barang-barang baru untuk melangkahkan kakinya di kelas yang baru, Maunya sepatu baru, tas sekolah baru bahkan buku baru.

Semua ini harus mampu diantisipasi orang Tua Siswa dan para Wali Murid. Hal ini karena harga-harga kebutuhan Siswa dan Pelajar cenderung bergerak naik.

Kenaikan kelas dan Pelajar jatuh pada bulan Juli 2018. Oleh karena itu mulai bulan ini Orang Tua Siswa dan Pelajar wajib mengantisipasi kebutuhan bagi para Siswa dan Pelajar yang akan masuk kelas Baru.

Perkembangan harga berbagai komoditas di Kabupaten Pekalongan pada bulan Juli 2016 secara umum mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil pemantauan terjadi Inflasi sebesar 0,92 persen.

Pada bulan Juli 2016 Inflasi di Kabupaten Pekalongan tinggi karena pada bulan juli 2016 bertepatan dengan Hari Lebaran yang jatuh pada Tanggal 6 Juli 2016.

Inflasi terjadi disebabkan karena terjadinya peningkatan harga-harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada kelompok-kelompok komoditas kelompok bahan makanan, kelompok perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan Bakar, kelompok sandang, kelompok kesehatan, dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga.

Adapun komoditas-komoditas yang mengalami peningkatan harga secara umum adalah: daging ayam ras, daging sapi, cumi-cumi, kembung/gembung, mujair, telur ayam ras, kacang panjang, kentang, apel, pepaya, pisang, cabe merah, bubur, donat, nasi dengan lauk, telur asin, kupat lontong sayur, es, cat tembok, daun pintu, meja kursi tamu, piring, pembasmi nyamuk bakar, sabun detergen bubuk, upah pembantu RT, baju muslim, pakaian bayi, handuk, kerundung/jilbab, obat dengan resep, lipstik, sabun mandi, shampo, taman kanak-kanak, televisi berwarna, rekreasi.

Sedangkan untuk perkembangan harga berbagai komoditas di Kabupaten Pekalongan pada bulan Juli 2017 secara umum juga mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil pemantauan pada Juli 2017 terjadi Inflasi sebesar 0,15 persen. Memang inflasi bulan Juli 2017 tidak sebesar Juli 2016 karena sudah pasca Lebaran.

Inflasi yang terjadi pada bulan Juli 2017 ini terutama disebabkan naiknya harga-harga atau indeks pada kelompok sandang; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan.

Secara umum terjadinya Inflasi di kabupaten pekalongan selama bulan Juli 2017 karena naiknya harga komoditas-komoditas sebagai berikut: sepatu anak, seragam sekolah anak, kaos kaki, tas, biaya SLTA, biaya akademi/perguruan tinggi, tas sekolah, angkutan antar kota, angkutan dalam kota.

Berdasarkan kelompok Komoditas terlihat bahwa Pendidikan berada pada kelompok yang mengalami inflasi tinggi, pada bulan Juli tahun 2016 terjadi inflasi sebesar 1,45 persen dan bulan Juli tahun 2017 terjadi inflasi 5,43.

Jika dibanding inflasi Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga Juli 2016, Inflasi Juli 2017 kelompok ini mengalami peningkatan sebesar 3,98 persen, ini merupakan peningkatan yang besar.

Melihat perkembangan inflasi Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga ini sebaiknya Bagi Orang tua Siswa dan Wali Murid berbelanjalah kebutuhan Sekolah Putra-putri Bapak Ibu mulai dari sekarang sebelum harga-harga meningkat lebih tinggi di bulan Juli 2018. (*)

Facebook Comments