Radar Batang

Agro Wisata Sikembang Park Jadi Rujukan Liburan

Sikembang Park

SEJUK – Beberapa pengunjung tengah menikmati kesejukan dan kesegaran udara di agro wisata Sikembang Park yang berada di Dukuh Kebaturan, Desa Kembanglangit, Kecamatan Blado.
M Dhia Thufail

Jumlah Pengunjung Mencapai 1.000/hari

Sejak banyak diperbincangkan di media sosial dan bermunculan di media massa (cetak, online, dan Televisi), kini agro wisata Sikembang Park yang berada di Dukuh Kebaturan, Desa Kembanglangit, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang sudah menjadi rujukan bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu liburan.

Seperti terlihat pada waktu libur Lebaran kemarin. Ribuan wisatawan dari berbagai daerah sengaja menyambangi agro wisata yang menawarkan keindahan alam dan kesejukan udaranya ini.

Terlebih, dengan sudah bagusnya akses jalan tembus menuju ke wisata Dieng yang melewati agro wisata Sikembang ini. Sehingga, wisatawan akan menyempatkan waktunya untuk mampir sejenak, melepaskan lelah dan dahaga.

Dikatakan Muhammad Husen, satu diantara pengelola agro wisata Sikembang Park bahwa sampai dengan H+5 Lebaran, sudah ada 4 ribu sampai dengan 5 ribu pengunjung yang singgah. Menurutnya, jumlah tersebut masih akan terus bertambah sampai dengan akhir pekan kedepan.

“Usai lebaran, pengunjung yang datang rata rata bisa mencapai 1 ribu per harinya. Dan pucaknya, kemungkinan Jum’at esok (hari ini), mengingat sekalian merayakan syawalan,” terang Husen, saat dihubungi via seluler, Kamis (21/6).

Ia mengatakan, mayoritas wisatawan yang datang berkunjung ke agro wisata Sikembang berasal dari luar daerah, seperti dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Cirebon bahkan Aceh. Sisanya, kata Husen, merupakan wisatawan lokal dari Batang maupun Pekalongan.

“Ya kebanyakan plat mobil mereka dari luar daerah semua. Bahkan ada yang saya tanya dari Banda Aceh. Mereka ada yang sengaja berkunjung ke sini dan juga ada yang sengaja mampir setelah pulang dari objek wisata Guci,” katanya.

Dengan banyaknya wisatawan yang berdatangan, kata Husen, pihaknya bisa mengumpulkan pundi pundi rupiah hingga belasan juta rupiah. Namun, dikatakannya, untuk kepastian jumlah tersebut pihaknya belum tahu secara pasti berapa nominalnya.

“Kita belum menghitung secara pasti perolehannya, karena kita belum sempat dan sibuk mengurus pengunjung yang datang sili berganti. Hanya mungkin bisa dikira kira dari tiket masuk per orang 5 ribu dan biaya parkir mobil 5 ribu sedang motor gratis,” bebernya.

Sementara disebutkan Husen, beberapa wahana yang ada di agro wisata Sikembang Park diantaranya, puluhan spot selfie, mobil off road, flaying fox, mandi bola dan kolam renang anak. Rencananya, pihak pengelola akan terus mengembangkan dan menambah jumlah wahana yang ada. (fel)

Facebook Comments