Neutron Yogyakarta
Radar Batang

Baiknya, Mobil Dinas Tidak untuk Kepentingan Pribadi

Baiknya, Mobdin Tidak untuk Kepentingan Pribadi

POSKO MUDIK – Bupati Batang didampingi istri berbincang dengan pemudik asal Sragen yang singgah di Posko Mudik Dinas Perhubungan Kabupaten Batang, Selasa (12/6).
M DHIA THUFAIL

**Demi Azas Kepatutan

BATANG – Memasuki cuti bersama, isu penggunaan mobil dinas (mobdin) jabatan untuk mudik kembali menjadi polemik. Demi azas kepatutan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang memutuskan agar kendaraan fasilitas jabatan itu sebaiknya tak dipakai untuk kepentingan pribadi.

“Meski Kemenpan dan RB mengeluarkan edaran yang memberi keleluasaan bagi pemerintah daerah dalam hal penggunaan mobdin untuk aktivitas mudik, tetapi kami memilih untuk berpegang pada azas kepatutan. Ya prinsipnya, karena mobil ini melekat pada jabatan dan dibiayai APBD, maka sebaiknya tak dipakai untuk kepentingan pribadi,” kata Bupati WIhaji, Selasa (12/6).

Menurut Bupati, sesuai nomenklatur, mobil dinas jabatan adalah fasilitas kendaraan yang diberikan pemerintah daerah untuk menunjang operasional jabatannya. Karena itu, sepa tutnya penggunaan mobdin adalah sejauh untuk kepentingan kedinasan.

“Karena alasan itulah, kami meminta setiap pejabat di lingkungan Pemkab Batang yang mendapatkan fasilitas jabatan berupa kendaraan dinas agar tak menggunakannya untuk kepentingan pribadi. Bahkan, meskipun Kemenpan belakangan memberikan sedikit kelonggaran terkait potensi pemakaiannya bagi kepentingan mudik pejabat. Kita tentu tidak ingin ada polemik soal ini,” terangnya.

Selain itu, lanjut Bupati, azas kepatutan itu juga setidaknya mempertimbangkan dua hal. Pertama, sebagian besar pejabat eselon yang mendapatkan fasilitas mobil dinas diketahui adalah warga Batang atau paling tidak sudah enetap bersama keluarganya di Batang. Kedua, pun hampir semua pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Batang telah memiliki kendaraan pribadi yang bisa digunakan jika ingin mudik.

“Maka tidak cukup urgensinya jika membicarakan penggunaan mobil dinas untuk mudik dengan dua alasan tersebut. Belum lagi, masih terkait kepatutan, larangan penggunaan mobil dinas untuk kepentingan pribadi juga dalam upaya menjaga perasaan masyarakat, menghindari kemungkinan prasangka yang tidak produktif,” jelasnya. (sef)

Penulis: Akhmad Saefudin

Facebook Comments