Radar Kendal

Yalal Waton Bergema di Lomba Marching Blek

Yalal Waton Bergema di Lomba Marching Blek

PERFORMA – Peserta lomba Marching Blek tunjukan performanya di hadapan juri.
NUR KHOLID MS

BRANGSONG – Dalam rangka gebyar semarak Ramadan, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Harapan Mulya Brangsong menggelar lomba Marching Blek di halaman sekolah, kemarin malam. Ada dua lagu yang dipentaskan, yakni lagu wajib Yalal Waton dan satu lagu bebas.

“Peserta ada 40 tim. Mereka berasal dari Kecamatan Kaliwungu, Brangsong, dan Kendal. Satu tim maksimal 15 orang. Setiap tampil kami beri waktu delapan menit,” kata panitia lomba, Agus Krestanto.

Agus menjelaskan, semua alat yang digunakan merupakan non elektrik atau alat musik tradisional seperti drum plastik, angklung, dan lain sebagainya. Adapun kategori penilaian terdiri atas teknik, performance, dan keunikan. Juri terdiri atas Agus Setiawan, pelatih Marching Band dari Politeknik Kesehatan Semarang dan Ian Septianto pengamat seni.

“Juara I-III dan harapan IIII mendapat piala, piagam, dan uang pembinaan. Selain itu ada juara kostum terbaik, desain MMT terbaik, dan dirigen (mayoret) terbaik. Mereka mendapat piagam dan uang pembinaan,” tiandas dia.

Sementara Kepala SMK Harapan Mulya Brangsong, Achmad Muhajirin, mengatakan, selain lomba marching blek, juga ada lomba modifikasi sepeda motor pada pagi hingga sore hari. Lomba itu diikuti siswa-siswi dari sejumlah SMK di Kendal.

Adapun kelas lomba yakni pemula, custom, harian Yamaha, dan drag race. Kedua lomba itu memang baru pertama kali dilaksanakan. Juara pertama dari masingmasing lomba akan mendapat piala bergilir. Dirinya berencana menggelar acara tersebut rutin setiap tahun. Yakni sebagai wadah kreatifitas anak-anak dan remaja dalam seni dan budaya.

“Juara lomba modifikasi, diambil setiap kelasnya lima juara, yakni juara I-III dan harapan I-II. Juara mendapat piala, sertifikat dan uang pembinaan,” kata dia, didampingi panitia lomba modifikasi, Istianto Wisnu Saputro. (nur)

Penulis: Nur Kholid Ms

Facebook Comments