Neutron Yogyakarta
Radar Kendal

Jasa Penukaran Uang Marak di Jalanan

Jasa Penukaran Uang Marak di Jalanan

SABAR – Seorang penyedia jasa penukaran uang kertas baru dengan sabar menunggu konsumen di pinggiran jalan Kendal.
AKHMAD TAUFIK

KENDAL – Banyak cara orang untuk mendapatkan uang, salah satunya dengan memanfaatkan momen lebaran dimana banyak masyarakat yang membutuhkan uang kertas baru untuk dibagikan kepada sanak saudara.

Menjelang lebaran ini, banyak sekali didapati jasa penukaran uang kertas baru di pinggir-pinggir jalan termasuk di pantura Kendal.

Tidak hanya satu dua orang yang menjajakan jasa penukaran uang kertas baru, jumlahya hampir 20 orang yang berlokasi dari Jalan depan Kodim Kendal sampai jalan depan Polres Kendal.

Salah satu penyedia jasa penukaran uang kertas baru di Kendal, Sutoyo, mengatakan bahwa menyediakan jasa penukaran uang kertas baru bukan pekerjaan untuknya namun lebih pada memanfaatkan peluang dengan tujuan menambah pemasukan saat lebaran. Ia mengaku dari apa yang dikerjakannya saat sekarang keuntungannya tidak banyak terlebih banyak sekali orang yang melakukan hal yang sama dengan dirinya.

“Sebenarnya untungnya tidak banyak namun daripada berdiam diri saja lebih baik ada aktifitas yang menguntungkan meski keuntungan tidak banyak namun patut disyukuri apalagi barang yang dijajakan akan tetap bermanfaat sekali sampai kapanpun artinya ini kan bukan kayak makanan yang bisa basi namun ini bentuknya uang kalaupun tidak laku dapat saya pakai sendiri. Tahun ini sudah kelima kalinya saya menyediakan jasa penukaran uang kertas baru. Untuk jumlah Rp100 ribu saya hanya ambil untung Rp10 ribu saja, “ ungkapnya.

Sementara salah satu pengguna jasa penukaran uang kertas baru, Sri Wahyuni, mengatakan bahwa dengan adanya jasa penukaran uang kertas baru dirinya sangat terbantu karena jumlah yang ia tukarkan sangat sedikit sehingga jika harus ke bank katanya malu selain itu juga ribet.

“Kebetulan yang saya tukarkan juga jumlahnya sedikit karena hanya untuk seneng-seneng anak sendiri, anak kecil kan suka kalau dapat uang baru. Memang kalau tukar dibank juga bisa tetapi kalau yang ditukarkan jumlahnya sedikitkan malu,”terangnya. (fik)

Penulis: Akhmad Taufik

Facebook Comments