Metro Pekalongan

Jasa Raharja Catat Angka Kecelakaan Pemudik Menurun

Jasa Raharja Posko Kesehatan

PANTAU – Kepala Cabang Jasa Raharja Jawa Tengah, Harwan Muldi Darmawan memantau secara langsung pelayanan posko Kesehatan di Mako Brimob Pekalongan.
LAILATUL MAFIYAH

KOTA PEKALONGAN – Jasa Raharja Jawa Tengah menilai angka kecelakaan pemudik dari tahun ke tahun mengalami penurunan. Hal tersebut dibuktikan dengan pengeluaran pembayaran bantuan korban kecelakaan yang kian tahun menurun.

Menurut Kepala Cabang Jasa Raharja Jawa Tengah, Harwan Muldi Darmawan, angka kecelakaan tiap tahun di arus mudik mengalami penurunan. Terbukti Jasa Raharja Jateng hanya membayarkan santunan kematian sebanyak 11,5 miliar pada tahun 2016. Sedangkan tahun 2017 menurun di angka 8,5 miliar rupiah, dan diharapkan pada tahun ini juga akan mengalami penurunan angka kecelakaan, karena sampai H-3 lebaran belum ada laporan yang masuk terkait santunan kecelakaan. “Partisipasi Jasa Raharja menekan penurunan angka kecelakaan yaitu dengan membuka posko kesehatan untuk pemudik di beberapa titik di Jawa Tengah.

Sekaligus membuka pelayanan Jasa Raharja terkait asuransi jiwa juga tidak libur, alias masih berjalan normal,” ujar Muldi Darmawan selepas mengunjungi Posko kesehatan di mako Brimob Pekalongan, kemarin.

Setidaknya ada empat Posko kesehatan yang disediakan Jasa Raharja yang bekerjasama dengan Sat Lantas, Dinas Kesehatan, PMI dan pihak-pihak lain. Keempat posko terbagi menjadi dua rute yang menjadi titik lelah bagi pemudik, seperti jalur Pantai selatan di Rumah Makan Margosari Kabupaten Kebumen, dekat polsek Wanareja Kabupaten Cilacap. kemudian di Pantai utara di rest area Depok kabupaten Pemalang dan di Mako Brimob Pekalongan.

“Mengingat perjalanan panjang para pemudik saat menjalani perjalanan tentu membuat kondisi tubuh pemudik akan menurun, dan semakin tidak fokus. hal tersebut menjadi salah satu pemicu terjadinya kecelakaan. untuk itu, kami berpartisipasi menyumbangkan jasa posko kesehatan kepada para pemudik ,” tutur Muldi Darmawan.

Sementara Kepala Jasa Raharja Cabang Pekalongan Sofyan mengatakan dengan adanya posko kesehatan, para pemudik dapat mengecek kondisi tubuh dan apabila sakit pihak Jasa Raharja bekerja sama dengan sejumlah dokter untuk memberikan obat secara gratis. Khusus di Posko Mako Brimob pemudik bisa melepas lelah dengan pijat refleksi, musola ber-AC, hiburan musik, tempat tidur dan menyervis motor yang disediakan secara gratis.

“Ratusan pemudik sudah mampir ke posko kesehatan kami, silahkan pemudik beristirahat di cek point kami yang buka dari H-7 sampai H+1 selama 24 jam dan gratis. Sedangkan di Cilacap buka sampai H+7 untuk melayani arus balik pemudik. Untuk posko lainnya tetap beroperasi dengan cara mobile,” tukasnya.

Salah satu tim medis di posko kesehatan mako Brimob, Aji Marwanto mengatakan kebanyakan para pemudik hanya mengalami kecapekan, mual dan pusing. “Kami menyarankan para pemudik harus beristirahat selama satu hingga dua jam setelah melakukan perjalanan selama delapan jam,” katanya.

Sedangkan salah satu pemudik dari Tangerang, Mulyadi menungkapkan selama perjalanan mudik cukup lancar. Ia mengaku ketika merasa lelah, ia akan mampir ke posko kesehatan terdekat. “Alhamduilillah lancar, meskipun jalan pantura banyak bergelombangnya,” tandas pemudik asli Pacitan itu. (adv/mg4)

Facebook Comments