Radar Kajen

Jumlah Kendaraan Mudik Menurun

Puncak Arus Mudik

ARUS MUDIK – Kondisi arus lalu lintas mudik di Exit Tol Babalan Pekalongan, terpantau aman.
MUHAMMAD HADIYAN

H-6 Jadi Puncak Arus Mudik

Hingga H-2 kemarin, puncak peningkatan arus mudik justru terjadi di H-6 Lebaran kemarin. Hal itu dilihat dari Data Traffic Counting Pos Exit Tol Babalan Pekalongan, dari Jakarta Arus Mudik Tahun 2018/1439 H.

Dari data tersebut menunjukkan, sejak pukul 7.00 – 23.00 WIB, jumlah kendaraan pribadi yang melintasi pos exit tol Babalan Pekalongan mencapai 23.939 kendaraan. Sementara H-5 menurun 20.939 kendaraan pribadi, dan H-4 20.954 kendaraan pribadi. Sedangkan pada H-3 jumlah kendaraan mudik relatif menurun, hanya 9.004 kendaraan pribadi. Kondisi arus di jalur tol di Pekalongan pun masih terpantau aman sejak H-7 hingga kemarin.

Kepala Dinas Perhubungan Achmad Muchlisin melalui Kabid Lalulintas dan Angkutan, Purwanto menjelaskan, puncak arus mudik justru terjadi pada H-6 kemarin, Jumat lalu. Dengan tingkat kepadatan di Exit Tol Babalan mencapai 2.309 kendaraan per jam, dari arah Jakarta menuju Semarang.

“Rata-rata per menit 38 kendaraan. Meski padat, namun tidak terjadi kendala. Kendaraan masih terpantau melaju dengan aman,” terang Purwanto, kemarin.

Dijelaskan, pihak Dishub sudah bekerjasama dengan instansi terkait, terutama Satlantas Polres Pekalongan, baik terkait jalur alternatif, pengaturan contra flow, dan penutup median-median jalan.
“Tapi Alhamdulillah, tahun ini lancar. Tidak ada kemacetan berarti, baik di pantura Kabupaten Pekalongan, maupun di jalur tol Pekalongan,” ujar dia.

“Kita juga siapkan water barrier di pantura, namun belum banyak digunakan karena arus masih lancar. Tidak ada penumbukan yang berarti,” terang dia.

Kelancaran arus mudik di Pekalongan, menurutnya, dikarenakan waktu libur cuti Lebaran yang panjang. Sehingga, kepadatan pemudik cenderung terbagi. Tidak terfokus pada satu atau hari saja yang bisa mengakibatkan berjubelnya jalan raya.

“Tahun ini hampir merata. Terlebih jalan tol yang dibuka 24 jam secara fungsional untuk kendaraan mudik. Sehingga, sangat efektif memecah kepadatan di pantura pada musim mudik lebaran tahun ini. Data di posko pun tidak terlalu tinggi,” pungkasnya. (yan)

Facebook Comments