Radar Kendal

Mobil Tumpuk di Exit Gringsing

Mobil Tumpuk di Exit Gringsing

BELUM JADI – Belum jadinya jembatan Tol Kali Kuto menjadi penyebab utama adanya penumpukan kendaraan di Exit Gringsing.
NUR KHOLID MS / RADAR PEKALONGAN

*Jembatan Tol Kali Kuto Belum Jadi

KENDAL – Arus mudik menunjukan peningkatan, kemarin. Jalur tol fungsional menjadi pilihan utama pemudik dibandingkan dengan jalur pantura. Akibatnya, terjadi penumpukan kendaraan di Exit Gringsing. Apalagi, jembatan Tol Kali Kuto sebagai penghubung antara Batang dan Kendal yang diperkirakan rampung H-2 hingga kemarin belum jadi dan masih dalam tahap pengerjaan.

Dirut Kapro Teknis Waskita, Muhammad, mengakui pembuatan jembatan Kali kuto sedang mengalami permasalahan teknis pada cross girder. Hal itu berdampak pada pemasangan permanent hangar tidak dapat dilakukan.

“Kondisi pemasangan permanent hangar dalam permasalahan yang cukup sulit, karena cross girder yang saat ini mengalami guncangan-guncangan sehingga belum bisa dipastikan posisinya secara permanent dan mengakibatkan pemasangan permanent hangar tidak dapat dilakukan,” kata dia, Senin (11/6).

Meski demikian, pihaknya berupaya untuk melakukan pemasangan temporary hangar. Hal ini untuk memastikan kondisi guncangan yang terjadi dapat distabilkan dan menentukan koordinat pemasangan secara permanent.

“Mengingat waktu yang tersisa, bahwa secara perhitungan teknis jika temporary hangar dapat difungsikan sebagai temporary akses dengan 2 lajur kendaraan kecil,” ungkap dia.

Dinyatakan, sementara proses pemasangan secara temporary turut memerlukan waktu. Adapun estimasi jembatan dapat dilalui membutuhkan satu minggu kedepan terhitung dari H-3. Untuk bisa dilalui kemungkinan membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 1 minggu dari H-3 (hari ini), tapi pihaknya tetap berupaya dengan maksimal agar dapat dilalui di H-2.

“Intinya saya juga tidak bisa memberikan kepastian karena terdapat pasti permasalahan teknis setiap langkahnya bahkan terkadang diluar teknis,” tukas dia.(nur)

Penulis: Nur Kholid Ms | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments