Neutron Yogyakarta
Radar Batang

Mobil Dinas Diizinkan untuk Mudik

BATANG – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur mengubah aturan pemakaian mobil dinas bagi pegawai negeri sipil saat mudik lebaran.

Pada lebaran tahun sebelumnya, PNS dilarang menggunakan mobil dinas saat pulang ke kampung halaman. Namun kali ini, para PNS diperbolehkan menggunakan mobil dinas untuk mudik ke kampung halaman.

Hal itu yang juga diterapkan oleh pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang bagi seluruh PNS di lingkungan setempat. “Kita juga sudah mendapat surat edaran, tentu kita selaku pemerintah daerah menindaklanjutinya. Kita sudah sampaikan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menindaklanjuti hal tersebut,” ungkap Bupati Batang, Wihaji saat ditemui, Senin (11/6).

Ia mengatakan, pihaknya mempersilahkan seluruh PNS untuk menggunakan mobil dinas selama mudik lebaran asal tidak melanggar aturan.

“Seandainya ada yang menggunakan mobil dinas, silahkan saja, asal bisa dipertanggungjawabkan, dijaga dan dirawat. Pokoknya kita ikuti aturan yang berlaku, yang penting Insyaallah para pimpinan OPD memahami surat edaran tersebut dan kita menindaklanjutinya. Namun rata rata mereka (PNS) orang Batang semua, dan insya allah semua pimpinan OPD mempunyai mobil sendiri,” terangnya.

Sementara dikatakan Sekertaris Daerah Pemkab Batang, Nasikhin bahwa seluruh mobil dinas saat mudik atau cuti nanti ada penaggungjawabnya masing masing. “Kalau pun ada yang menggunakan ya harus sesuai kepatutan dan kewajarannya, dan semua biaya penggunaan ditanggung secara pribadi,” katanya.

Artinya, kata Nasikhin, biaya yang keluar saat pemakaian kendaraan dinas pada waktu mudik ditanggung oleh masing-masing pemakai. Misalnya, biaya bensin, perawatan mobil, dan fasilitas-fasilitas lainnya.

“Semua ditanggung sendiri, tidak boleh dibebankan ke kantor. Kan mobil itu melekat sama pribadinya. Yang penting jaga keselamatan,” kata Nasikhin. (fel)

Facebook Comments