Neutron Yogyakarta
Radar Batang

DKP A5 Siapkan Satuan Unras

DKP A5

BUKA BERSAMA – DKP a5, Nurudin saat menggelar acara buka puasa bersama direksi, manajemen dan karyawan di Masjid Jami’ As Sayyid Desa Kenconorejo, Kecamatan Tulis.
M Dhia Thufail

BATANG – PT. Demitra Karsa Perdana (DKP) a5 dalam waktu dekat akan membentuk satuan unras untuk menghadapi aksi kelompok masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas di wilayah PLTU 2X1000 MW Batang, Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan General Manager (GM) Ops DKP a5, Nurudin saat menggelar acara buka puasa bersama direksi, manajemen dan karyawan di Masjid Jami’ As Sayyid Desa Kenconorejo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, belum lama ini.

“Dalam beberapa bulan mendatang, PT DKP a5 akan melaksanakan program bidang pembangunan kekuatan, yaitu membangun capabilitas satuan unras yang saat ini disiapkan untuk menghadapi unjuk rasa dan tugas lain akan ditingkatkan kemampuannya menjadi special units melalui pendidikan dan latihan selama 8 minggu dengan materi khusus,” katanya.

Ia mengatakan, seiring dengan dinamika sosial masyarakat yang semakin kompleks, tentu akan membawa konsekuensi logis terhadap meningkatnya potensi ancaman dan gangguan di seluruh wilayah Indonesia. Termasuk juga di wilayah kerja Adaro dimanapun berada, baik itu yang sudah berstatus objek vital nasional maupun yang belum.

“Melalui landasan budaya Zero Accident, maka kita semua wajib hukumnya melaksanakan semua kegiatan atas dasar perhitungan atau kalkulasi diawal terhadap kemungkinan akan adanya ancaman dan gangguan yang dapat menimbulkan kerugian pada aspek keamanan maupun aspek keselamatan,” terangnya.

Menurutnya, perlu menjadi perhatian kita semua, bahwa membangun budaya Zero Accident itu harus membiasakan hal-hal yang sudah diatur dan ditentukan dalam prosedur kerja untuk diterapkan dalam kegiatan setiap saat.

“Tidak boleh ada satu tahap kegiatan yang dilewatkan atau tidak dilaksanakan, dari semua tahapan yang telah ditentukan. Sehingga semua yang kita kerjakan dapat menghasilkan output dalam situasi dan kondisi aman atau dalam istilah budaya Zero Accident adalah bahwa, ancaman dan gangguan yang ada harus mampu dikendalikan pada level low risk,” bebernya. (fel)

Facebook Comments