Neutron Yogyakarta
Radar Batang

Bupati Batang Minta UMKM Dilibatkan di Rest Area Tol

Promosi Objek Wisata

PROMOSI – Pemkab Batang memasang sejumlah spanduk berisikan promosi objek wisata yang ada di wilayahnya disejumlah titik strategis jalur Tol Batang-Semarang.
M Dhia Thufail

Jadikan Arus Mudik Sebagai Media Promosi

Langkah jitu diambil pemerintah Kabupaten Batang dalam mempromosikan wisata yang ada. Puluhan spanduk dan baliho bertuliskan “Ayo Piknik dan Investasi di Batang” memenuhi sepanjang jalur tol fungsional Batang-Semarang.

“Promosi pariwisata menjadi penting, guna mendukung keberhasilan Program Visit to Batang 2022. Karena pariwisata menjadi salah satu prioritas Pemkab yang saat ini sedang dikerjakan,” jelas Bupati Batang Wihaji, Kamis ( 7/6).

Ia juga berharap dengan adanya spanduk, baliho, stiker dan brosur yang dibagikan di jalur tol dan pantura, para pemudik akan mengetahui Batang memiliki prioritas disektor pariwisata. “Kita sudah mengecek langsung pemasangan spanduk untuk titik strategisnya di lapangan, dan cek kesiapan jalur pantura dan tol,” ujar Wihaji.

Di jelaskan juga Batang punya objek wisata yang mudah diakses baik dari jalur tol maupun pantura. Seperti Pantai Sigandu, Pantai Ujungnegoro, Pantai Jodo, objek wisata Sikembang, dan sejumlah desa wisata yang ada.

“Dengan promo, kami ingin pemudik tahu di Batang banyak objek wisata. Sekaligus juga berharap, mereka mengunjungi destinasi wisata tersebut,” tuturnya.

Wihaji mengatakan, tahun kemarin, arus mudik dan balik Lebaran yang melewati jalur tol, membuat omzet UMKM di Batang serta rumah makan dan usaha lain, turun hampir 50%. Ini karena kendaraan yang biasanya lewat pantura memilih jalur tol.

“Tahun ini jangan sampai terjadi lagi. Kami menuntut ada koordinasi yang baik antara Pemkab dan pengelola tol agar UMKM bisa dilibatkan di rest area. Jumlah rest area di jalur tol di wilayah Batang ada lima. UMKM harus dilibatkan di setiap rest area,” tegasnya.

Wihaji pun berharap pengelola jalan tol bisa benar-benar melibatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari Batang. Ini agar UMKM dari Batang bisa memperoleh manfaat secara ekonomi dari keberadaan jalan tol,” pinta Wihaji.

Dengan demikian, pemudik juga diharapkan bisa membeli berbagai produk khas. Sehingga akan bisa mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Pemkab juga mempromosikan tentang banyak peluang investasi di Batang.

Apalagi sekarang sedang dibangun megaproyek PLTU Kabupaten 2×1.000 megawatt, pelabuhan niaga, dan tol di Batang. Itu berarti, mudik ke depan Batang akan menjadi magnet investasi yang sangat menjanjikan.

Kepala Bagian Humas Setda Kbupaten Batang Triossy Juniarto mengatakan, Pemerintah Kabupaten Batang sangat memanfaatkan momen arus musik dan balik untuk promosikan objek wisata.

“Dari sepanjang Jalur tol Batang – dengan Gringsing sudah terpasang 6 spanduk dan 10 baleho dengan ukuran besar, dan kita sudah membuat stiker wisata sebanyak 1500 yang akan di bagiakan kepada pemudik,” terang Triossy Juniarto. (fel)

Facebook Comments