Metro Pekalongan

Jelang Lebaran, Ribuan GTT/PTT Terima Dana Harlindung dari Pemkot Pekalongan

KOTA PEKALONGAN – Sebanyak 1.998 guru atau pendidik dan tenaga kependidikan non PNS atau (GTT/PTT) se-Kota Pekalongan telah menerima bantuan Penghargaan dan Perlindungan (Harlindung) tahun 2018 dari Pemkot Pekalongan melalui Dinas Pendidikan setempat, belum lama ini.

Kasi PTK SMP pada Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Unang Suprayogi, menjelaskan penerima Harlindung itu merupakan guru dan tenaga kependidikan non-PNS. “Mereka berasal dari 451 satuan pendidikan se-Kota Pekalongan, mulai dari jenjang Paud , SD/MI, hingga SMP/MTs yang memiliki masa tugas TMT 1 sept 2013,” katanya, Jumat (8/8).

Dikatakan Unang, uang Harlindung itu telah ditransfer langsung oleh Badan Keuangaan Daerah ke rekening Bank Jateng masing-masing guru atau tenaga kependidikan non-PNS yang bersangkutan.

Adapun besarannya, untuk PTK honorer kategori K2 sebanyak Rp1 juta per orang per bulan. Sedangkan yang non K2 sebesar Rp500 ribu per orang per bulan.

Kali ini, Harlindung dicairkan untuk periode enam bulan sekali. “Harlindung ini untuk periode Januari sampai Juni 2018. Tetapi berikutnya untuk bulan Juli, Agustus, sampai akhir tahun akan diterimakan setiap bulan sekali, ditransfer langsung ke rekening yang bersangkutan, tanpa potongan sama sekali,” jelasnya.

Unang menambahkan, Harlindung yang diterima tahun ini juga tidak kena potongan PPh sebesar 6%, beda dengan tahun kemarin. “Tahun ini tidak dikenakan pajak. Tetapi yang bersangkutan diwajibkan mengikuti kepesertaam BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Jadi kita terimakan utuh ke mereka,” imbuhnya.

Pemkot Pekalongan sendiri telah menganggarkan kurang lebih Rp12 miliar dalam APBD 2018 untuk Harlindung.
Harlindung ini sendiri merupakan bentuk perhatian Pemkot Pekalongan kepada kepada para guru honorer maupun petugas tidak tetap, baik itu staf TU, penjaga sekolah, dan sebagainya.

“Maksudnya adalah memberikan penghargaan atas kinerja dan pengabdian yang telah dilakukan pendidik dan tenaga kependidikan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraannya, dan meningkatkan semangat mereka dalam mendidik maupun menjalankan tugasnya,” imbuh Unang. (way)

Facebook Comments