Metro Pekalongan

8.700 Paket Sembako Habis Terjual

Pasar Murah

ANTUSIASI – Antusiasme masyarakat menyambut pasar murah yang digelar Pemkot Pekalongan terbilang tinggi. Sehingga total 8.700 paket sembako yang disiapkan Pemkot habis terjual.

Pasar Murah Ramadan

Sebanyak 8.700 paket sembako yang disediakan Pemkot Pekalongan untuk pasar murah ramadhan habis terjual. Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Perekonomian Setda Pekalongan, Betty Dahfiani Dahlan pada hari terakhir pelaksaaan pasar murah ramadhan di Kelurahan Pasir Kraton Kramat.

Betty mengatakan, antusias masyarakat dalam menyambut pasar murah Ramadan termasuk luar biasa. Terbukti dari 27 Kelurahan pelaksanaan pasar murah Ramadan tersebut, rata-rata paket sembako habis terjual. “Ini menjadi tolak ukur bagi kami bahwa ternyata kebutuhan masyarakat memang meningkat saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri,” katanya.

Ia menambahkan, sampai dengan hari Rabu (6/6) kemarin, di 26 kelurahan sudah terjual sebanyak 8.207 paket sembako, dan di hari terakhir pelaksanaan pasar murah di kelurahan pada Kamis (7/6), pihaknya menyediakan 493 paket. Sehingga 8.700 paket yang disediakan dapat seluruhnya terjual.

“Sebetulnya untuk Kelurahan Pasir Kraton Kramat ini kita sediakan 475 paket sembako yang dapat dibeli dengan kupon, tapi hari ini kita tambah 18 paket yang yang dapat dibeli tanpa kupon. Jadi total ada 492 paket,” tambahnya.

Untuk komoditi yang dijual setiap paketnya terdiri dari 5 kilogram beras premium super, 2 kilogram gula dan 1 liter minyak goreng. Sedangkan pendistribusianya kupon, dilakukan melalui kelurahan. “Harga per paket Rp 96.000, subsidi dari Pemkot Rp.30.000 per paket. Untuk harga jual perpaket ke masyarakat Rp 66.000,” jelasnya.

Betty berharap pasar murah ramadhan yang diselenggarakan Pemkot Pekalongan bekerjasama dengan Perum Bulog ini rutin dilakukan untuk membantu warga masyarakat yang kurang mampu. “Saya harap pasar murah ini tepat sasaran dan yang membeli betul-betul masyarakat yang kurang mampu,” harap Betty.

Sementara itu, Kepala Gudang Bulog Bondansari Muhyono menambahkan, bahwa pihaknya menyedikan 45 ton beras premium super untuk memenuhi kebutuhan pasar murah Ramadan Pemkot Pekalongan. “Saya harap pemkot pekalongan selalu memakai Komoditas dari Bulog,” harapnya.

Mengenai stok beras yang dimiliki Bulog untuk saat ini mencapai 3.500 ton dan mencukupi untuk enam bulan kedepan. Sehingga ia memastikan kebutuhan beras menjelang Idul Fitri aman. (nul)

Facebook Comments