Radar Batang

Penyusunan Anggaran Berbasis Program

Drs H Nasikhin MH

Drs H Nasikhin MH

Terkait Besaran Alokasi Anggaran Tiap OPD

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang menyatakan terus berupaya maksimal untuk memedomani aturan perundangan dalam penyusunan anggaran belanja untuk setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Salah satunya adalah pendekatan money follow program, di mana alokasi anggaran lebih berbasis pada program kegiatan.

“Paling tidak sesuai petunjuk Permendagri tentang penyusunan APBD semangatnya seperti itu. Jadi, pendekatannya lebih pada money follow program, bukan lagi money follow function,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batang, Drs H Nasikhin MH, saat dikonfirmasi tentang penilaian kalangan DPRD yang menganggap distribusi alokasi anggaran masih timpang, Kamis (7/6).

Dengan pendekatan itu, kata dia, besar kecilnya anggaran yang dialokasikan untuk OPD sangat bergantung pada usulan programnya. Karena itu, program dengan indikator sasaran yang jelas otomatis akan mendapatkan dukungan alokasi anggaran yang memadai.

“Sementara menyangkut tupoksi, anggaran tetap dialokasikan, tetapi sejauh untuk membiayai kebutuhan rutin dan urusan sesuai SPM (Standar Pelayanan Minimal). Dengan pendekatan ini, harapannya tidak ada lagi OPD yang bingung mengelola anggarannya apalagi menghabiskannya, pola ini sudah tidak mungkin dalam tata kelola pemerintahan saat ini. Sebaliknya, alokasi anggaran yang mereka terima adalah sebanding dengan program yang akan mereka kerjakan,” jelas Nasikhin.

Termasuk dalam pendekatan tersebut, lanjut dia, adalah bagaimana program yang diusulkan setiap OPD masuk dalam program prioritas Bupati Wihaji dan Wabup Suyono sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2017-2022. Terhadap OPD yang memarankan fungsi sebagai leading sector sebuah program tertentu, maka alokasi anggarannya otomatis bisa lebih besar.

“Tetapi kami menyadari bahwa implementasi pendekatan ini tentu tak lepas dari kekurangan, bisa jadi pelaksanaannya belum optimal. Karena itu, kami mengapresiasi setiap kritik, saran, dan masukan dari berbagai pihak, termasuk DPRD. Harapannya, ke depan pelaksanaannya kian efektif, efisien, dan akuntabel,” ucap Nasikhin. (sef)

Facebook Comments