Neutron Yogyakarta
Radar Bisnis

Dorong Produktivitas UMKM

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Tegal

MOTIVASI – Kegiatan PNM dalam meningkatkan produktifitas UMKM dengan inovasi dan kreatifitas.
M FURQON FS

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Tegal

Dalam rangka peningkatan Produktifitas UMKM dengan Inovasi dan Kreatifitas, PT Permodalan Nasional Madani Cabang Tegal mengadakan pelatihan bertajuk “Meningkatkan Produktifitas UMKM dengan Inovasi dan Kreatifitas” bertempat Hotel Santika Jalan Gajah Mada Nomor 7 A Pekalongan, Rabu (06/ 6). Pelatihan bertujuan untuk peningkatan pengetahuan tentang pentingnya kreatifitas dengan melihat potensi pasar dalam mengembangkan sebuah produk dengan dihadiri oleh 80 Peserta Nasabah 7 Unit UlaMM Wilayah Timur.

Keunggulan suatu perekonomian bukan hanya bersumber dari teknologi, apalagi sumber daya alam. Sumber keunggulan daya saing terkini adalah inovasi dan kreativitas. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari perekonomian juga harus lebih meningkatkan daya saing dengan melakukan inovasi. Keunggulan bersaing berbasis inovasi dan kreativitas harus lebih diutamakan karena mempunyai daya tahan dan jangka waktu lebih panjang.
Pelatihan ini bertujuan merumuskan strategi kelembagaan dalam mendorong inovasi dan kreativitas pelaku UMKM.
Selanjutnya melakukan komparasi strategi menciptakan kelembagaan yang kuat bagi penciptaan kreativitas dan seni yang mampu meningkatkan daya saing UMKM dari beberapa negara.

Dikatakan Pemimpin PT permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Tegal, Muda Peristia, permasalahan UMKM terkait dengan produktivitas antara lain kurangnya perlindungan terhadap hak cipta atas inovasi dan kreativitas. Hal ini mengakibatkan sering terjadinya penjiplakan pada suatu produk sehingga merugikan UMKM pencipta produk. Hak cipta (property right) terhadap produk atau desain produk tidak berfungsi sebagai insentif produksi. Property right yang diabaikan menciptakan disinsentif produksi. Oleh karena itu perlu ada insentif bagi pencipta produksi sehingga mereka tetap terdorong melakukan inovasi dan kreativitas secara terus menerus. Langkah yang dapat dilakukan adalah apresiasi dengan pemberian hak paten terhadap UMKM yang inovatif.

“Ini akan mendorong kreasi-kreasi lebih lanjut serta menghasil produk dengan fitur dan desain yang menarik konsumen,” ungkapnya.

Muda menambahkan, tujuan dilakukannya pelatihan ini adalah memberikan pengetahuan tentang pentingnya kreatifitas dengan melihat potensi pasar dalam mengembangkan sebuah produk, selain itu dengan adanya pelatihan ini di harapkan nasabah memiliki pemahaman tentang pentingnya hak cipta atas inovasi dan kreatifitas untuk menghindari penjiplakan. Dengan ilmu yang di dapat dari pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pola pikir SDM dalam membuat ide-ide kreatif dalam usaha, sehingga nasabah dapat membuat Inovasi dengan menciptakan produk-produk baru yang mempunyai ciri khas sehingga menjadi unik dan dicari oleh konsumen.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari Praktisi UMKM Pekalongan yaitu Bapak Muhammad Burhan. Melalui fasilitasi dan sosialisasi akses permodalan UMKM merupakan salah satu realisasi program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang diperuntukan bagi UMKM. PNM tidak hanya memberikan pembiayaan usaha, namun juga disertai dengan pendampingan dan jasa manajemen. (fqn)

Facebook Comments