Neutron Yogyakarta
Radar Kajen

H-7, Kendaraan Berat Dilarang Operasi

Kemacetan

DILARANG BEROPERASI – H-7 lebaran, kendaraan berat dilarang beroperasi untuk menghindari terjadinya kemacetan saat mudik.
TRIYONO

KAJEN – Kendaraan berat mulai H-7 lebaran tahun 2018, dilarang beroperasi. Itu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kemacetan disaat memasuki arus mudik. Meski demikian, ada kendaraan angkutan yang masih diperbolehkan beroperasi yakni truk pembawa Bahan Bakar Minyak, Sembako dan ternak.

Hal itu dibenarkan Kasatlantas Polres Pekalongan AKP Boby Anugerah Rahman. Kata dia, sebelum memasuki arus mudik ada edaran dari Perhubungan supaya minimal H-10 dan maksimal H-7 supaya kendaraan angkutan dilarang beroperasi.

“H-7 lebaran sudah diberlakukan namun untuk surat edaran kewenangan di perhubungan,” terangnya.

Kendaraan tersebut dilarang melintas di Jalur Pantura bahkan diberlakukan secara nasional. Meski begitu ada kendaraan tertentu yang diperbolehkan seperti truk BBM, pengangkut sembako ataupun ternak yang sifatknya untuk kebutuhan hajat orang banyak.

Sedangkan jalur pantura terkait dengan difungsikan Jalan Tol, diprediksi untuk kemacetan tidak begitu krodit.
Namun demikian Satlantas Polres Pekalongan telah menyiapkan rekayasa arus lalulintas apabila terjadi krodit.

“Untuk beberapa titik di jalur pantura kami siagakan anggota, namun pada arus mudik kali ini kita fokuskan di Jalan Tol meskipun masih bersifat fungsional,” lanjutnya

Seperti diberitakan sebelumnya, meski jalan Tol Pemalang- Batang pada arus mudi lebaran 2018 dapat difungsikan, namun Satlantas Polres Pekalongan kini tetap mempersiapkan jalur alternatif. Jalur alternatif tersebut digunakan apabila terjadi kemacetan yang cukup parah.

Hal itu dibenarkan Kasatlantas Polres Pekalongan AKP Boby Anugerah Rahman ketika di ruang kerjanya, Sabtu (2/6).
Menurutnya, dalam menghadapi arus mudik lebaran 1439 hijriyah kali ini sudah dipersiapkan. Seperti rambu atau pembatas jalan yang ada di Jalan Pantura Kabupaten Pekalongan. Selain itu Polres Pekalongan juga telah menyiapkan sejumlah Pos Pam demi kelancaran para pemudik.

“Untuk jalur alternatif tetap kami persiapkan baik bagi pemudik atau pada saat arus balik. Jalur alternatif ketika arus mudik bagi pemudik kini sedang dalam perbaikan dan mudah mudahan jalan sudah baik,” katanya.

Jalur alternatif bagi pemudik tersebut yang telah dipersiapkan adalah dari Pait Sragi menuju Selatan ke Bojong – Kedungwuni- Buaran- Ponolawen atau bisa dialihkan ke Warungasem Batang. Jalur selanjutnya adalah Wiradesa – Bojong- Kedungwuni Ponolawen. (yon)

Facebook Comments