Otomotif

Review Mobil: Voxy Mobil Toyota Paling Fleksibel, Ini Panduan Interiornya

Ada tiga van alias MPV dengan konfigurasi lantai rata di jajaran kendaraan PT Toyota Astra Motor. Sienta yang terkecil, Alphard-Vellfire yang terbesar, dan kini di tengah-tengahnya ada Voxy.

Meski bukan yang termurah atau yang termahal, tapi ternyata Toyota Voxy ini juga punya keunggulan tersendiri loh dibanding line up Toyota Indonesia lainnya. Apa itu? Yup, berkat konfigurasi jok yang melimpah, Voxy jadi Toyota yang paling fleksibel di Indonesia.

Kok bisa? Carmudi Indonesia mencoba medium van The Big T ini untuk beberapa hari dan ini adalah review interior dari All New Toyota Voxy.

Jarak Rendah dari Tanah

Tak seperti Kijang Innova yang menggunakan platform ladder frame sehingga jarak lantai mobil dari tanah tergolong tinggi. Struktur monokok Voxy membuat menapak masuk ke dalam maupun keluar menjadi mudah berkat lantai mobil ketanah hanya 360 mm.

Bagi yang pernah memiliki Nav1 sebelumnya, layout dasbor Voxy mungkin terlihat tak asing dengan desain luas dan terdapat kubah di tengah. Bedanya, isi dome di Nav1 dulu mencakup MID, speedometer dan takometer, kini kubah di tengah Voxy hanya berisi MID-nya saja, sedangkan panel instrument cluster lainnya kembali ke sisi di depan driver.

Sayangnya, layar Multi Information Display dengan layar TFT LCD itu terlihat terlalu kecil karena posisinya yang berada di pusat dasbor. Begitu juga head unit dengan layar sentuh 8 incinya yang somehow terasa terlalu mungil, termakan frame asli Voxy di Jepang yang menggunakan sistem entertainment dengan layar lebih besar nan padat.

Sama seperti masuk ke dalam Nissan Serena dan Mazda Biante, kesan pertama menapak ke dalam kabin adalah betapa luasnya pandangan ke depan. Kombinasi warna dark brown dengan hitam memberi presensi mewah, apalagi karena penggunaan jok kulit sebagai peranti standar.

Pembeda

Seperti pesaingnya juga dan yang membedakan Voxy dari sang kakak, pengaturan jok depan masih full manual. Slide dan recline standarnya, sedangkan untuk jok pengemudi ditambah pengatur ketinggian dengan model pompa.

Posisi duduk paling rendahnya sedikit lebih tinggi dibanding Serena, terlihat juga dari sisa ruang kepala yang meski masih sangat luas. Bahkan dengan kehadiran manual-tilt sunroof, namun tak semasif sang pesaingnya tersebut.

Sedangkan setir bisa diatur naik-turun (tilt) dan maju-mundur (telescopic), juga lapisan kulit plus panel kayu di bagian atas. Membuatnya jauh lebih mantap untuk digenggam. Untuk tombol pengatur via genggaman jari, ada pengatur audio dan MID di sebelah kiri setir. Sementara di belakang kanan setir, terdapat tuas kecil untuk mengaktifkan cruise control.

Detail seperti luasnya ruang sandaran kaki kiri meski adanya pedal rem parkir, seatbelt yang ketinggiannya bisa diatur. Dan adanya armrest tengah adjustable individual memberi kenyamanan lebih untuk dua personil di depan.

Yang sedikit jadi dilema, ruang kosong di antara kedua jok depan memang memberi kesan kabin lebih luas dan memungkinkan walkthrough cabin. Sayangnya, varian tinggi di Jepang ada yang kedapatan model konsol tengah besar memungkinkan selain penyimpanan lebih rapi. Serta juga beberapa USB port tambahan untuk penumpang di tengah.

Konfigurasi dibatasi Kreativitas

Berkat lantai yang rata dari depan sampai belakang, menapak ke kabin tengah Voxy pun sama dengan di depan, rendah dan mudah. Apalagi dibantu handle bar besar yang ada di sebelah kiri dan kanan. Yes, kedua pintu geser pun sudah bisa dibuka secara elektrik dengan menarik handel, via tombol di depan dan menggunakan tombol di remote.

Tak seperti mayoritas mobil yang konfigurasi jok tengahnya sebatas geser maju-mundur dan menaik-turunkan sandaran saja. Voxy jauh lebih fleksibel dan pada dasarnya, bagaimana anda ingin menentukan konfigurasi joknya hanya dibatasi oleh kreativitas saja.

Joknya berupa captain seat, sehingga hanya muat dua penumpang saja di baris kedua, namun dengan kenyamanan maksimal bak duduk di depan. Apalagi dengan armrest adjustable individual di sebelah kiri dan kanan joknya.

Jok Bergerak Menghilang

Ya, memang jok berputar seperti di Nav1 kali ini menghilang. Namun berkat jok tengah yang bisa di-slide ke kiri dan kanan (benar kiri-kanan, anda tidak salah baca), jenis konfigurasi yang ditawarkan melebihi yang ada di Serena.

Selain dimaju-mundurkan secara normal, jok tengah bisa digeser hingga mentok ke belakang. Caranya dengan merapatkan kedua joknya dan melipat naik jok di baris ketiga. Serta menyisakan legroom seluas 810 mm untuk VIP style di baris kedua.

Kemudian sandaran jok baris pertama bisa diturunkan hingga menempel ke dudukan jok baris kedua untuk membuatnya jadi jok yang bisa digunakan untuk tiduran. Lebih ekstrem lagi, ketika jok tengah diratakan dengan jok paling belakang untuk membuat satu kasur raksasa.

Masih banyak lagi konfigurasi yang bisa dilakukan dan tentunya, membuat Voxy menjadi Toyota yang paling fleksibel di Indonesia. Percayalah, anda akan sangat menginginkan Voxy ini bila anda menyukai piknik keluarga.

Ada juga moonroof yang bisa dibuka-tutup secara elektrik, hanya saja tak ada ambient lighting sama sekali seperti di Alphard-Vellfire atau bahkan di Innova, yang sedikit mengurangi aura mewahnya.

Oh iya, meja lipat juga tersedia, namun alih-alih di kiri-kanan seperti di Serena atau di Kijang Innova, di sini hanya tersedia di belakang jok kiri depan saja. Satu lagi, ada di antara kedua jok tengah.

Sayang juga, peranti wajib kekinian seperti power outlet di tengah justru tidak tersedia. Namun berkat pandangan besar berkat moonroof di atas, speaker surround di plafon dan jendela besarnya, jok di baris kedua ini tetap saja menjadi surga ternikmat di antara posisi duduk Voxy lainnya.

Muat Bertiga di Belakang

Karena jok tengah tidak bisa terlipat model tumble seperti di Innova dan Avanza, menapak ke belakang harus menggeser joknya terlebih dahulu ke depan. Namun prosesnya tergolong mudah, begitu pula saat harus keluar dari belakang tersedia pedal yang cukup diinjak untuk memajukan jok tengah tersebut.

Meski lantai masih rata, namun bentuk jok di baris ketiga sedikit lebih tinggi dibanding yang di depan dan di tengah. Tetapi juga lebih tipis sehingga sudah pasti tidak senyaman di posisi lainnya tadi.

Keuntungan paling jelasnya, di belakang muat untuk tiga penumpang hingga tersedia seatbelt 3-titik dan headrest adjustable yang bisa dilepas untuk penumpang ketiga di tengah.

Ruang kaki di belakang sini masih terbilang sangat cukup bila jok tengah digeser setengah maju, meski ruang kepalanya tergolong pas-pasan. Asyiknya, sudut recline-nya bisa dibuat benar-benar rata.

Bagasi Luas dan Tinggi

Satu keunggulan paling jelas dari van yang berbentuk boxy seperti Toyota Voxy ini adalah ruang bagasinya. Yes, tak seperti Alphard dan Vellfire G yang sudah bisa dibuka-tutup secara elektrik, bagasi Voxy masih manual. Namun sudah ketambahan soft closing door dengan mekanisme vakum yang sangat mempermudah proses menutup kencang pintu saat bagasi bermuatan penuh.

Dalam kondisi setiap jok dibuka, bagasi masih terhitung luas. Serta sanggup menelan koper raksasa dalam keadaan berdiri tanpa mengurangi visibilitas dari depan. Itu pun masih dengan menyimpan ban serep di bawah lantai bagasi dan dengan akomodasi tambahan, jauh lebih praktis dibanding Nav1 dulu.

Pelipatan jok baris ketiga mirip Innova dan Alphard-Vellfire, diangkat ke samping. Mudahnya, prosesnya benar-benar one-touch-up, sekali tarik tuas di bawah, jok akan sendirinya naik dan bisa tersangkut di posisi atas sendiri. Dan pintarnya, desain Voxy memungkinkan lebar antar jok yang sudah dilipat tersebut masih mencapai 110 cm alias lebih dari satu meter.

Bahkan karena lantai yang rata, bagasi Voxy sangat dimungkinkan untuk disesaki barang yang besar dan panjang. Seperti sepeda, lebih dari satu tentunya, untuk dibawa masuk ketika jok baris keduanya didorong maju ke depan.

Sumber: carmudi.co.id

Editor: Radian Gusnianto (SMK GATRA PRAJA KOTA PEKALONGAN)

Facebook Comments