Metro Pekalongan

Baru Berdiri, MTs Az Zaky Torehkan Banyak Prestasi

MTs Az Zaky

RESMIKAN – Ketua Yayasan Ponpes Alquran Buaran, M Andy Arslan Djunaid didampingi Walikota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz, Habib Novel bin Muchamad Alydrus, dan Ketua Pengurus Ponpes Alquran Buaran usai peresmian gedung MTs Az Zaky yag ditandai dengan penandatanganan prasasti, Selasa (5/6)
M. AINUL ATHO’

KOTA PEKALONGAN – Meski baru tiga tahun berdiri, namun MTs Az Zaky sudah menorehkan banyak prestasi. Siswa siswi dari sekolah yang berada di di komplek Ponpes Modern Alquran Buaran tersebut, menorehkan prestasi dari berbagai bidang. Tak hanya di bidang keagamaan, namun juga prestasi di bidang lainnya mulai prestasi di bidang akademik, olahraga, hingga seni dan budaya.

Ketua Pengurus Ponpes Alquran Buaran, Afzan Arslan Djunaid mengungkapkan, beberapa prestasi yang berhasil ditorehkan siswa siswi dari sekolah tersebut. Diantaranya juara I lomba pidato Bahasa Jawa putra dalam Porseni MTs tingkat kota, juara I bulutangkis putri dan juara I lomba kaligrafi putra yang juga diperoleh dalam event Porseni MTs tingkat kota.

Selanjutnya, juara I juz dan tilawah putri dalam MTQ pelajar tingkat kota, juara I MTQ putri dan juara III MTQ putra dalam lomba MTQ Harlah SMA Hasyim Asyari. Juara I mendongeng dalam kegiatan bulan bahasa Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, serta juta II cabor taekwondo dalam Popda tingkat kota.

Afzan menyatakan, prestasi yang diperoleh dalam berbagai bidang menunjukkan bahwa meskipun siswa siswi belajar di lingkungan pondok pesantren, namun mereka juga mampu menggali dan mempelajari berbagai bidang lainnya diluar bidang keagamaan. “Ini memperlihatkan bahwa mereka juga mampu berprestasi diluar pondok,” katanya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Wisuda Santri dan Peringatan Nuzulul Quran di Ponpes Modern Alquran Buaran, Selasa (5/6).

Ia melanjutkan, yang luar biasa dalam capaian tersebut adalah prestasi-prestasi yang ditorehkan itu diraih dalam kondisi yang serba terbatas. Yakni, saat itu sekolah belum memiliki gedung tersendiri. Selama tiga tahun berdiri dengan jumlah 200 siswa, siswa siswi MTs Az Zaky belajar di ruang asrama yang disulap menjadi kelas sementara.

“Yang luar biasa, prestasi ini diukir dalam kondisi sekolah belum memiliki gedung. Hal itu memperlihatkan bahwa anak-anak dan siswa MTs Az Zaky memiliki semangat yang tinggi dalam belajar baik dalam bidang akademik maupun non akademik,” tambahnya.

Setelah tiga tahun belajar di asrama, kini siswa siswi MTs Az Zaky sudah dapat belajar di gedung sendiri.

Dibantu Kospin Jasa, MTs Az Zaky saat ini sudah memiliki gedung dengan enam kelas yang ada di dua lantai.
Peresmian gedung sekaligus dilakukan dalam kegiatan Peringatan Nuzulul Quran yang ditandai dengan penandatanganan prasasti.

Afzan berharap, dengan sudah memiliki gedung untuk belajar sendiri semangat dan motivasi siswa dalam belajar dan menorehkan prestasi dapat lebih meningkat. Namun Afzan menyatakan, keberadaan enam kelas tersebut perlu ditunjang fasilitas lain yakni berupa laboratorium. Ia berharap, baik kepada Kospin Jasa maupun Pemkot Pekalongan untuk dapat membantu mewujudkan pembangunan ruang laboratorium di sekolah tersebut. (nul)

Facebook Comments