Radar Kajen

1.914 Pendidik Terima Bantuan Insentif

Bantuan Pendidik

INSENTIF – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyerahkan bantuan insentif secara simbolis kepada guru non PNS, kemarin.
MUHAMMAD HADIYAN

KAJEN – Sebanyak 1.559 orang pendidik dan tenaga kependidikan di Kota Santri menerima bantuan sebesar Rp500ribu per bulan. Bantuan tersebut diberikan Pemkab Pekalongan sebagai bentuk perhatian dan terimakasih pemerintah kepada Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non PNS.

Selain para pendidik dan tenaga kependidikan tadi, bantuan sebesar Rp200ribu per bulan juga diberikan kepada 355 guru dan tenaga non PNS lain, sehingga total penerima kesejahteraan adalah 1.914 orang. Perbedaan jumlah penerimaan kesejahteraan terhadap 355 orang yang memperoleh 200.000 perbulan karena yang bersangkutan telah menerima insentif dari Pemerintah Pusat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Sumarwati dalam laporannya saat acara Penyerahan Bantuan Kesejahteraan bagi para Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non PNS Kabupaten Pekalongan di GPU Kajen Rabu (6/6) pagi tadi.

“Sedangkan insentif diberikan kepada 2.149 orang pendidik dan Tenaga Kependidikan pada satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat, masing-masing memperoleh Rp200ribu. Selanjutnya Operasional Pendidikan Non Informal diberikan kepada 829 lembaga TPQ, 443 Madrasah Diniyah dan 8 Lembaga Pendidikan Non Islam, masing-masing menerima 2 juta pertahun yang digunakan untuk keperluan wisuda peserta didik. Sedangkan para pendidiknya menerima masing-masing Rp410ribu pertahun,” jelas Kadis Dindikbud.

Sementara itu Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, dalam sambutannya saat menyerahkan bantuan kesejahteraan tersebut menyampaikan rasa terimakasihnya pada para pendidik dan tenaga kependidikan non PNS dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang terus meningkat di Kabupaten Pekalongan. “Ayo berjuang terus. Karena dengan berjuang pada akhirnya semua akan menjadi baik. Siapa tahu nanti akan ada kebijakan Pemerintah Pusat yang akan menwujudkan harapan Saudara sekalian,” ajak Bupati memberi semangat.

Oleh karenanya beliau mengajak para pendidik ini untuk tidak berhenti berprestasi dan terus meningkatkan mutu pendidikan di daerah ini. “Target kita minimal prestasi pendidikan di kabupaten Pekalongan adalah middle clas se jawa Tengah. Untuk ini semuanya nanti akan kita dorong terus agar kualitas pendidikan meningkat. Saya yakin dengan sumber daya yang kita miliki dan kerjasama yang baik, maka hal tersebut akan terwujud,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan pemerintah yang bersifat politik afimative atau terapan dengan membantu para guru ini dari tahun ke tahun akan ditingkatkan. Sehingga dapat meningkatkan kualitas dunia pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik. “Pemkab berkomitmen kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan para pendidik, dan menjadi tugas pemerintah memberi harapan besar kepada masyarakatnya. Dan harapan ini dapat kita wujudkan bersama sama dengan bekerja keras,” tandasnya.

Bupati Asip juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membangun dunia pendidikan di Kabupaten Pekalongan. Karena Pendidikan adalah kebutuhan dasar sehingga baik buruknya kualitas pendidikan bergantung kepada kita semua. (yan)

Facebook Comments