Neutron Yogyakarta
Radar Kendal

Pantura Kendal Jadi Titik Lelah Pemudik

Pantura Kendal Jadi Titik Lelah Pemudik

DIHIMBAU-Bagian Umum PT Jasamarga Semarang-Batang (JSB), Andy Susilo sampaikan melihat kondisinya, baru satu yang terdiri atas dua lajur yang bisa digunakan. Bagi pengguna dihimbau batas kecepatan di tol maksimal 40 km/jam.
NUR KHOLID MS

*Dihimbau Beristirahat Jika Lelah

KENDAL – Jalur pantura Kendal merupakan titik lelah bagi pemudik yang akan pulang kampung untuk merayakan Hari Raya. Bagi pengendara yang merasa lelah dan terserang kantuk, diimbau segera beristirahat di tempat yang aman. Seperti di SPBU, masjid, dan posko mudik yang tersebar di Kabupaten Kendal.

Kapolres Kendal, AKBP Adiwijaya, mengatakan, pemudik baik itu yang mengendarai roda empat maupun sepeda motor, supaya segera beristirahat jika merasakan kelelahan. “Silahkan beristirihat. Ada rest area yang berada di tol fungsional, posko mudik, pom bensin, maupun masjid. Sehingga pemudik, bisa sampai tujuan dengan aman dan selamat,” kata dia, Selasa (5/6).

Menurut Adiwijaya, puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada 8 dan 9 Juni 2018. Saat itu ribuan pemudik diperkirakan melintasi Kabupaten Kendal. “‘Kami berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kendal terkait rambu-rambu penunjuk arah agar memudahkan pemudik,” tukas dia.

Tak hanya itu, petugas juga mempersiapkan jalur alternatif seperti Weleri-Sukorejo-Patean- Singorojo-Boja. Sampai di Boja pemudik bisa ke Kota Semarang maupun Kabupaten Semarang. Jalur lain Weleri-Sukorejo-Patean hingga ke Temanggung. Selain itu Kendal-Kaliwungu-Boja-Limbangan hingga ke Sumowono di Kabupaten Semarang. “Jalur alterntif di dalam kota yang juga disiapkan, yakni Weleri-Gemuh-Pegandon-Patebon-Kendal dan Kaliwungu,” timpal dia.

Bagian Umum PT Jasamarga Semarang-Batang (JSB), Andy Susilo, mengatakan, tol fungsional dibuka paling cepat 8 Juni 2018 dan paling lambat 9 Juni 2018. Beberapa hari ini digunakan untuk proses penyelesaian akhir dan membersihkan sisa material yang terdapat di jalur tol. “Kami melihat kondisi di lapangan. Jika pada 8 Juni, arus mudik masih lengang, baru kami buka pada keesokan harinya. Namun, bila ternyata pada 8 Juni arus mudik terlihat padat, tol fungsional kami buka,” kata dia.

Secara fisik, pembangunan tol Batang-Semarang sudah mencapai 95 persen. Kecepatan mobil yang melintas di ruas tol fungsional itu dibatasi, maksimal 40 km/jam. Hal itu bertujuan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama arus mudik dan balik Lebaran 2018. “Melihat kondisinya, baru satu yang terdiri atas dua lajur yang bisa digunakan. Bagi pengguna dihimbau batas kecepatan di tol maksimal 40 km/jam,” ungkap dia. (nur)

Penulis: Nur Kholid Ms | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments