Neutron Yogyakarta
Features

Saat Razia Polisi Dilengkapi Senjata Laras Panjang

Razia dengan Laras Panjang

SENJATAI – Anggota Satlantas Polres Pekalongan yang tengah melakukan razia kendaraan dilengkapi senjata laras panjang. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi aksi teror bom.
TRIYONO

Melihat Operasi Gabungan Polres Pekalongan Saat Ini

Ada yang berbeda saat Polres Pekalongan menggelar operasi gabungan di jalan raya Kajen-Karanganyar. Apa itu? Triyono, Karanganyar

Maraknya aksi teror di sejumlah daerah membuat anggota Polres Pekalongan mawas diri. Anggota Sat Lantas Polres Pekalongan yang tengah melakukan razia kendaran di Jalan Raya Karanganyar, Jumat (25/5), pun dilengkapi dengan senjata api laras panjang.

Pantauan Radar, pemandangan yang tak biasa menjadi pusat perhatian para pengendara yang melintas di jalan raya Kajen-Karanganyar. Pasalnya sejumlah personil lantas dan dispenda Kabupaten Pekalongan yang akan menggelar razia kendaraan mendapatkan pengamanan dari personil lantas lengkap dengan senjata laras panjangnya.

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan melalui Kasat lantas AKP Bobby Anugrah Rachman menyatakan, adanya rentetan aksi teror bom bunuh diri terjadi di tiga gereja dan Mapolrestabes Surabaya, termasuk penyerangan di Mapolda Riau membuat anggota waspada. Semua itulah yang menjadi salah satu antisipasi dari pihak Kepolisian dalam rangka mengamankna kegiatan razia kendaraan yang dilakukan oleh rekan-rekan yang bertugas dilapangan.

“Dengan diadakannya pengamanan bersenjata lengkap tersebut, anggota kami yang sedang melaksanakan razia kendaraan bisa merasa aman dan nantinya bisa fokus dengan tugasnya dilapangan,” terangnya.

Menurutnya, razia gabungan antara Sat Lantas Polres Pekalongan dengan Dispenda yang digelar di jalan raya Kajen – Karanganyar dilaksanakan untuk memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan yaitu Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan KPPD memeriksa masa berlaku jatuh tempo BPKB.

“Kita melihat kelengkapan berkendara, jika ditemukan pengendara tidak melengkapi kendaraan dan tidak membawa surat kendaraan akan ditilang,” lanjutnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan razia gabungan tersebut, personil dari Satuan lalulintas Polres Pekalongan berjumlah 12 orang sedangkan dari Dinas Pendapat Daerah Kabupaten Pekalongan berjumlah 4 orang. Kegiatan razia kendaraan di mulai pada pukul 09.00 WIB berakhir pada pukul 11.00.WIB.

Sementara selama pelaksanaan razia kendaraan setidak-tidaknya petugas melakukan penindakan dengan tilang sebanyak 73 pelanggaran. Diantaranya pelanggaran STNK sebanyak 53, pelanggaran SIM sebanyak 14 dan pelanggaran kelengkapan ranmor sebanyak 6.

“Dari jumlah pelanggaran yang berhasil ditindak tegas dengan tilang oleh petugas, didominasi karena tidak adanya kelengkapan dokumen-dokumen berkendara seperti, Surat Izin Mengemudi (SIM) dan tidak membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK),” lanjutnya.

Melalui razia gabungan ini, para pengendara bisa untuk selalu mentaati aturan dan tata tertib dalam berlalu lintas dan yang terpenting adalah membayar pajak kendaraan tepat pada waktunya. (yon)

Facebook Comments