Features

Kelabuhi Pemerintah, Alfamart Diubah Nama Kesesi Mart

Sidak Toko Modern

KUNKER – Komisi A DPRD Kabupaten Pekalongan saat melakukan Kunjungan Kerja di Toko Modern di wilayah Kecamatan Kesesi yang tidak mengantongi ijin namun tetap beroperasi.
TRIYONO

DPRD Kabupaten Pekalongan Sidak ke Toko Modern

DPRD Kabupaten Pekalongan melakukan inspeksi mendadak ke beberapa toko modern, kemarin. Alhasil, wakil rakyat Komisi A ini menemukan toko mdoern tak berizin namun beroperasi. Seperti apa? Triyono, Kesesi

Ada temuan yang mencengangkan dalam sidak toko modern di Kesesi. Ya, di Kesesi ada toko modern Kesesi Mart. Meski namanya Kesesi Mart, namun toko modern ini berisikan produk toko jejaring nasional Alfamaret. Ironisnya, toko modern yang menyalahi Perda ini bertahun- tahun beroperasi tapi tak memiliki ijin.

Untuk diketahui, Sidak agenda Komisi A DPRD Kabupaten Pekalongan tersebut menanggapi keluhan pedagang di Kecamatan Kesesi karena Toko Kesesi Mart jaraknya kurang dari 1 Km dari Pasar Tradisional. Dengan begitu, toko tersebut melanggar Perda tentang Toko Modern.

Rombongan Komisi A DPRD Kabupaten Pekalongan dipimpin langsung oleh Ketua komisi, Endang Suwarningsih, diterima langsung oleh Plt Camat Kesesi Esy Pusiana beserta Kasi dan staf. Dalam Kunjungan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari perijinan.

“Kedatangan kami (komisi A) menanggapi keluhan pedagang atas keberadaan toko modern berjejaring nasional yang jaraknya tak jauh dengan pasar tradisional?, dan bagaimana proses perijinannya,” tanya politisi PDI Perjuangan.

Senada dengan anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pekalongan, Murdiyanto. Ia mempertanyakan keberadaan Toko Modern di wilayah Kesesi, namun isinya dari Toko Modern berjejaring nasional. “Apa ijin yang diajukan pemilik apakah Alfamart atau toko modern biasa, kalaupun toko modern biasa harusnya jangan diisi dari jejaring nasional. Kalau seperti ini terkesan dipermainkan dan kamuflase belaka, ini sudah membohongi masyarakat. Harusnya pengajuan ijin yang jujur sesuai aktivitas dan isinya,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, perwakilan dari DPM PTSP Naker Kabupaten Pekalongan, Bambang menyampaikan bahwa di wilayah Kecamatan Kesesi ada 4 Toko Modern Berjejaring yang mengajukan ijin. Namun ada tiga yang kini sudah mengantongi, sedangkan satu toko tidak keluar ijin karena jaraknya dengan Pasar Tradisional hanya sekitar 650 meter.

“Dari empat ada tiga yang sudah berijin yaitu dua Indomaret dan satu Alfamart. Sedangkan satunya Kesesi Mart yaitu dulu pengajuaanya Alfamart tidak bisa keluar karena jaraknya kurang dari 1 km dari pasar tradisional,”terangnya.

Diakui, untuk yang sudah mengantongi Ijin Usaha Toko Modern (IUTM) ada dua yaitu alfamart dan Indomaret di Jalan Kaibahan Kesesi dan depan Pasar Hewan Kesesi.

Mendengar keterangan dari perwakilan perijinan, rombongan Komisi A DPRD Kabupaten Pekalongan menuju ke Toko Kesesi Mart untuk memastikan benar tidaknya isi toko tersebut dipasok dari Toko Jejaring nasional.

Ketika di lokasi, petugas toko sempat mengelak bahwa isinya dari Alfamart, namun setelah dilakukan pengecekan ternyata petugas tak bisa berkutik karena di rak masih terdapat promo Alfamart. Selain itu plastik yang diberikan ke pembeli masih bertuliskan Alfamart.

Di saat pemilik toko diminta oleh anggota DPRD untuk bisa hadir ke lokasi, namun petugas mengaku orangnya sedang berada di Semarang. (yon)

Facebook Comments