Neutron Yogyakarta
Radar Batang

Menkominfo Apresiasai Keterbukaan Publik Pemkab Batang

Wejangan Menkominfo

WEJANGAN – Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara memberikan beberapa wejangan untuk Bupati Batang yang ditulis dalam White Board saat berkumjung ke rumah dinas bupati, kemarin.
M Dhia Thufail

BATANG – Menteri Komunikasi Informasi Republik Indonesia, Rudi Antara mengapresiasikan Pemerintah Kabupaten Batang yang telah membangun tranparansi publik, setelah melihat dari berbagai aplikasi dan mendapat penjelasan dari Bupati Batang, Wihaji di Rumah Dinas Bupati, Minggu (20/5) sore.

“Transparansinya sudah mulai di bangun oleh Pemkab Batang, hanya tinggal bagimana masyarakat memanfaatkannya. Keterbukaan informasi yang bagus harus bisa diakses melalui aplikasi mobile, sementara di Batang masih Webbes,” Kata Rudi Antara saat Transit di Rumah Dinas Bupati Batang sebelum malakukan kunjunganmya ke Ponpes Tazakka Bandar

Ia juga berharap informasi publik jangan hanya di webbesnya saja, akan tetapi masyarakat juga bisa mengakses melalui aplikasi mobile. Sehingga masyarakat Kabupaten Batang dimanapun tahu dan bisa setiap saat mengatahui penggunaan anggaran APBD maupun APBDesnya.

Lebih lanjuta Rudi Antara mengatakan, secara mendasar pelayanan berbasisi teknologi informasi di Indonesia terfokus pada pembeliaan komputer dan server dan pembelian teknologi. Namun yang terpenting bagaimana caranya mensederhanakan pelayanan yang mudah, cepat dan transparan.

“Membeli komputer, server ataupun beli teknologi itu nanti belakangan, tapi menyederhanakan pelayanan menjadi satu hari, kalau perlu hitunganya jam. Kalau itu butuh teknologi baru diadakan teknologi sebagai alat dan pengungkit untuk lebih cepat,” jelas Rudi Antara.

Bupati Batang Wihaji sebelumnya di hadapan menteri Kominfo menjelaskan, bahwa Kabupaten Batang siap menuju Smart City dengan membangun struktur komitmen bersama antara Bupati, Ketua DPRD dan Kepala OPD.

“Untuk kesiapan Sumber daya manusia kita sudah menyaipakan sarja pranata komputer dan dukungan anggaran yang bersumber dari APBD 2018,” ungkap Wihaji.

Tak hanya hanya itu, kesiapanya Pembak juga ditunjukan dengan telah membangun infrastruktur. Seperti memiliki data center bersertifikat ISO 27001, implementasi DRC, seluruh OPD online, dan memiliki jaringan Fiber optik dan memiliki berbagai aplikasi unggulan yang jumlahnya ratusan.

“Suprastruktur kami memiliki Masterplan smart city 2017-2022, Perda RPJMD, Perbup Smart city dan smart vilage, dan Surat Keputusan dewan Smart city dan pelaksanaanya,” tandas Wihaji. (fel)

Facebook Comments