Radar Batang

Pemkab Batang Teken Kerjasama Dengan Perum Perhutani

Pemkab Batang dan Perhutani

TUNJUKKAN – Bupati Batang Wihaji didampingi Wakil Bupati Suyono dan Toni menandatangani nota kesepakatan bersama.
M Dhia Thufail

BATANG – Guna mendukung dan menyukseskan program tahun kunjungan wisata 2022, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang kembali menjalin kerjasama. Kali ini kerjasama dijalin dengan Perum Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Pekalongan Timur.

Kerjasama ditandai dengan adanya penandatangan nota kesepakatan bersama Kerjasama Pengelola Sumber Daya Hutan antara Pemkab Batang dengan Perum Perhutani KPH Pekalongan Timur, di aula Kantor Pemkab setempat, Selasa (15/5).

“Penandatanganan kerjasama ini merupakan bagian dari memiliki semangat yang sama. Semoga dengan adanya MoU ini, bisa menjadikan payung hukum ketika nanti ada pemanfaatan sumber daya hutan, baik untuk usaha, pertanian, peternakan dan industri Agro di Batang,” ujar Bupati Batang Wihaji.

Ia mengatakan, sebagian besar lokasi wisata di Batang masih menjadi kewenangan dari Administratur Perhutani Pekalongan Timur. Oleh karenanya, dengan adanya MoU ini, menurut Wihaji, ada titik cerah untuk terus menumbuh kembangkan iklim wisata di Kabupaten Batang.

“Setelah ada MoU ini, kami segera delegasikan ke tingkat bawah agar bisa secepatnya di tindak lanjuti,” tegasnya.

Sementara itu disampaikan Kepala Administratur Perum Perhutani Pekalongan Timur, Toni Kuspuja H, S.Hut bahwa kawasan hutan di wilayah Batang ini meliputi dua KPH yakni KPH Pekalongan timur dan KPH Kendal.

“Mudah-mudahan ini menjadi salah satu penguat kami untuk bagaimana hutan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat untuk menggerakan roda perekonomian masyarakat,” ujar Toni.

Selain itu, kata Toni, pihaknya juga siap mendukung program Pemkab Batang dalam pengembangan SDM dengan pembangunan kampus atau Universitas. “Kami siap untuk di jadikan lahan laboratorium alam maupun laboratorium yang ada di kawasan hutan,” ucapnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Batang, Wahyu Budi Santoso mengatakan penandatanganan kerjasama ini dalam rangka untuk meningkatkan fungsi dan manfaat sumber daya hutan serta mensejahterakan masyarakat.

“Adapun obyek yang dikerjasamakan adalah tanah/lahan milik Perum Perhutani dan tanah negara dengan status kawasan hutan negara yang dikuasai oleh perum perhutani di wilayah Kabupaten Batang,” ujar Wahyu.

Wahyu berharap dengan adanya kerjasama ini bisa menjadi awal dari bangkitnya kegiatan pariwisata dan pemberdayaan masyarakat di wilayah hutan yang berada di Kabupaten Batang. Serta dapat memberikan multi player efek dalam perekonomian, terutama pada masyarakat Kabupaten batang. Karena menurutnya, wilayah hutan dari sisi pariwisata, mempunya potensi wisata yang bisa banyak di kembangkan. (fel)

Facebook Comments