Radar Kajen

Bupati Pekalongan Soroti Togel dan Tempat Hiburan

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi

ASIP – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi bakal tindak tegas tempat hiburan yang nekat buka di bulan Ramadan.
MUHAMMAD HADIYAN

Selama Ramadan

Memasuki Bulan Suci Ramadan 1439 H , beberapa hal menjadi konsen Bupati Pekalongan KH Asip Kholbihi. Selain menindak tegas tempat hiburan yang nekat buka di Bulan Puasa, pihaknya juga menyoroti perkembangan judi togel yang dinilai kian marak dan meresahkan.

Terkait hal itu, pihaknya telah bekerjasama dengan Forkompinda, masing-masing Kapolres Pekalongan, Dandim 0710 Pekalongan, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kementerian Agama dan lainnya.

“Kami telah bersepakat untuk bahu membahu menciptakan kondisi aman, terkendali, agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah secara baik, tenang, dan khusuk, agar bisa mendapatkan barokah, serta pahala ramadan.

Disebutkan, untuk mencapai kondisi tersebut, dibutuhkan kondisi kongkrit dari jajaran di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Diseperindagkop, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, dan lainnya dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Bersama Forkompinda, pihaknya akan mengambil sikap tegas kepada pengusaha tempat hiburan, minuman keras, perjudian termasuk togel, dan lainnya, apabila mengganggu suasana ramadan di Kota Santri. Dan tidak akan memberikan toleransi tindakan.

Kemudian masyarakat juga diharapkan pro aktif apabila menemui gangguan-gangguan suasa ramadan, untuk segera melaporkan langsung, sehingga dapat ditindak lanjuti oleh pihak-pihak terkait. Agar nuansa ramadan dapat terjaga.

“Saya juga akan terus memantau situasi kemanan dan kenyamanan situasi ramadan melalui media sosial, termasuk sekarang ini banyak laporan terkait masalah jodi togel, yang katanya merata di Kabupaten Pekalongan,” tandas bupati.

Sedangkan terkait masalah mercon, Bupati Asip Kholbih mengharapkan masyarkat tidak membunyikan karena dapat mengganggu kenyamanan. Terlebih, saat masyarakat beribadah, dan tadarusan, harus sahut-sahutan dengan mercon.

“Mari jaga bersama-sama keamanan dan kenyamanan, termasuk mercon. Masa nanti ada tadarusan sahut sahutannya dengan mercon, kan ini tidak lucu dan mengganggu. Jadi jangan ya, kita jaga baik lingkungan kita,” jelas Asip.

Kemudian OPD terkait juga diharapkan menjaga stabilitas harga pasar, agar melakukan pantauan setiap hari terhadap harga bahan baku, 9 kebutuhan pokok, termasuk gas dan sebagainya, supaya bisa stabil.

“Yang jualan makan juga harus menghormati, kalau bisa tutup dulu selama ramadan. Bukan melarang, tapi supaya lebih menghormati. Kalau untuk musyafir, orang sakit, dan sebagainya tidak apa. Sebab mereka membutuhkan,” tandas Bupati. (yan)

Facebook Comments