Radar Batang

622 Calhaj Diimunisasi Meningitis

Calhaj Imunisasi Meningitis

CEK KESEHATAN – Para calon jamaah haji saat menjalani cek kesehatan dan imunisasi meningitis pada cek kesehatan tahap 2 beberapa waktu lalu.
NOVIA ROCHMAWATI

BATANG – Sebanyak 622 calon jamaah haji (Calhaj) yang akan berangkat tahun 2018 mendapatkan imunisasi meningitis. Imunisasi yang diberikan Dinkes Batang ini merupakan upaya pencegahan kondisi kesehatan calhaj. Diharapkan setelah mendapatkan imunisasi ini, calhaj tidak terserang dan membawa virus penyebab meningitis sepulang dari beribadah haji.

“Beberapa waktu lalu, dari 7-12 Mei kami telah melakukan kegiatan cek kesehatan tahap dua dan pemberian imunisasi meningitis. Ini merupakan upaya kami dalam memantau kesehatan calhaj. Sehingga nantinya dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, dan tidak membawa virus penyakit yang berbahaya sepulang ibadah,” terang Kabid P2PL Dinkes Batang. Yuli Suryandaru saat diwawancarai, Rabu (16/5).

Diterangkan, cek kesehatan sendiri rencananya akan dilakukan tiga kali. Hingga kini sendiri, pihaknya telah menjalankan tes kesehatan yang kedua.

Ditambahkan, untuk tes kesehatan pertama sendiri para calhaj di tes kondisi kesehatannya. Tes kesehatan pertama ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah calhaj tersebut memiliki resiko tinggi (risti). Seperti memiliki penyakit kronis dan penyakit lainnya yang dapat mengganggu kelancaran beribadah.

Setelah itu barulah para calhaj ini melanjutkan cek kesehatan yang kedua dan imunisasi meningitis. Selain kembali dicek kesehatannya, mereka juga menjalani serangkaian tes kebugaran. Mereka dituntut untuk berlari beberapa kali keliling lapangan untuk mengukur kekuatan dan daya tahan mereka.

Cek kesehatan kedua ini menjadi salah satu tahap penting. Pasalnya setelah melewati cek kesehatan ini nantinya para calhaj akan diberikan surat keterangan Istitoah (Mampu) melaksanakan ibadah haji. Surat keterangan ini sendiri menjadi salah satu syarat ketika akan melunasi biaya naik haji.

“Hal ini tentunya penting mengingat saat ibadah haji nanti mereka juga butuh fisik yang kuat. Karena kegiatan mereka di sana sangat padat dan menguras tenaga. Selain itu pada cek kese” imbuh Yuli.

Lelaki berkacamata ini juga menjelaskan, cek kesehatan yang ketiga ini nantinya akan dilakukan di embarkasi Solo. Cek kesehatan yang ketiga ini merupakan keputusan final, apakah calhaj diperbolehkan untuk berangkat atau tidak.

“Jadi rangkaiannya seperti itu. Dan kami sendiri juga nantinya ada tim yang turut mendampingi ke sana. Dan kami harap kondisi calhaj sampai diberangkatkan nanti dalam kondisi yang sehat dan ketika kembali pun selamat dan sehat. Serta tidak membawa penyakit yang menular. Kami juga harap setelah pulang nanti mereka untuk cek kesehatan untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan,” tandas Yuli. (nov)

Facebook Comments