Radar Kajen

Bupati Pekalongan Tak Percaya Lagi dengan SMJ

Asip Jenguk Korban Kecelakaan

MENJENGUK – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menjenguk korban kecelakaan di RSI Pekajangan, Selasa malam (15/5).
MUHAMMAD HADIYAN

Tak Mengindahkan Komitmen dengan Pemkab Pekalongan

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengaku sudah hilang kepercayaan terhadap pihak rekanan proyek Pemalang Batang Tol Road (PBTR) di ruas Kabupaten Pekalongan. Dengan tegas, Asip menyatakan, tidak memberikan toleransi kepada rekanan karena dinilai tidak menaati komitmen yang telah dibuat bersama di kantor bupati.

Kemarahan bupati memuncak terhadap rekanan pelaksana proyek jalan tol PT SMJ, karena Selasa (15/5), akibat kerusakan ruas jalan di Kecamatan Bojong, terjadi beberapa kecelakaan. Bahkan satu diantaranya, korban mengalami luka parah, serta harus melakukan operasi di Rumah Sakit Islam (RSI) Pekajangan.

Mendapati kabar tersebut, Selasa malam (15/5), Asip langsung mendatangi rumah sakit. “Malam ini saya menjenguk langsung korban, tapi korban masih di ruang operasi kita tidak dapat masuk,” kata bupati.

Berdasarkan keterangan dokter, meski korban mengalami luka parah pada bagian kaki, namun masih bisa diselamatkan. “Alhamdulillah luka parahnya masih bisa diselamatkan, dan sekarang kondisi korban baik bisa langsung operasi, semoga lekas sembuh. Kami akan selalu memantau perkembangannya,” tandas Asip.

Terkait kecelakaan itu, Rabu kemarin (16/5), Asip Kholbihi, di hadapan sejumlah pewarta kembali menegaskan, bahwa kecelakaan dengan korban luka parah, harus menjadi kecelakaan yang terakhir. Pihak SMJ selaku pelaksana kegiatan, harus segera melakukan langkah perbaikan jalan, serta tidak ada toleransi lagi.

“Selasa siang, baru saja kami dari Pemkab, stakeholder, LSM, PT SMJ, melakukan rapat di ruang kerja saya. Dan SMJ mengatakan akan langsung memperbaiki infrastruktur jalan saat itu juga. Tapi sorenya ternyata belum dilakukan. Saya akan tekankan lagi, bahwa tanggungjawab SMJ tidak total, masyarakat jadi korban. Ini titik ketidakpercayaan saya lagi, karena sudah menyangkut nyawa manusia,” tegas bupati.

Dijelaskan, apabila pihak rekanan pelaksana memiliki komitmen yang baik, dengan kondisi jalan yang sudah rusak parah tersebut di tambah licin, harus ada petugas berjaga. Ketika licin langsung dibersihkan.

Lebih lanjut, bupati mengatakan pihaknya dan masyarakat sangat bersyukur karena proyek jalan tol, melintasi ruas Kabupaten Pekalongan, serta memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pekerjaannya.

Meski demikian, pihak rekanan pelaksana pekerjaan di lapangan diharapkan juga memberikan kenyamanan pada masyarakat, terlebih berkaitan dengan masalah nyawa. (yan)

Facebook Comments