Radar Tegal

Selamat Jalan Bupati Tegal

Selamat Jalan Bupati Tegal

ANTAR JENAZAH – Ribuan masyarakat Kabupaten Tegal dan pegawai Pemkab Tegal mengantarkan jenazah Bupati Tegal Enthus Susmono ke tempat pemakaman di rumah duka Jalan Projo Sumarto 2 Desa Bengle, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Selasa (15/5).
YERI NOVEL

SLAWI – Hujan air mata dari pelosok negeri saat melepas engkau pergi. Berjuta kepala tertunduk haru. Terlintas nama seorang sahabat yang tak lepas dari namamu. Terbayang baktimu, terbayang jasamu, terbayang jelas jiwa sederhanamu. Itulah salah satu lirik ciptaan Iwan Fals yang pantas dinyanyikan saat melepas kepergian Bupati Tegal Enthus Susmono. Ribuan pelayat tampak menangis saat mengantarkan jenazah dalang kondang itu ke liang lahat. Mereka seakan tidak percaya jika bapak dari empat anak itu meninggal dunia. Selama hidupnya, almarhum hampir tidak pernah berkeluh sakit.

“Abah (sapaan akrab Enthus Susmono) itu seorang pekerja keras. Seorang pembelajar dan suka kepo. Tanpa mengenal waktu, tanpa mengenal lelah, bahkan tidak pernah mengeluh sakit,” kata Firman Haryo Susilo, salah satu anak Enthus Susmono, saat memberikan penghormatan terakhir di Pendapa Amangkurat Pemkab Tegal, Selasa (15/5). Penghormatan terakhir itu dihadiri Plt Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko dan seluruh anggota Forkopimda Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Brebes, dan Pemalang. Selain itu, hadir pula Anggota Fraksi PKB DPR RI Bahrudin Nasori, pasangan calon (paslon) bupati-wakil Bupati Tegal, paslon walikota-wakil walikota Tegal, dan ribuan masyarakat Kabupaten Tegal.

Haryo meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tegal dan pegawai Pemkab Tegal untuk memaafkan ayah kandungnya jika pernah berbuat salah. Entah kesalahan disengaja, maupun tidak disengaja. Haryo tak menampik, Enthus Susmono memang kerap berkata kasar. Tapi sejatinya, Bupati Tegal petahana itu hatinya baik.

“Hadiah terakhir dari Abah dan Ibu Umi Azizah (wakil bupati tegal) untuk masyarakat Kabupaten Tegal adalah meraih juara 1 tingkat nasional bidang perencanaan pembangunan daerah. Sebenarnya abah pengin meraih prestasi lainnya lagi, tapi takdir berkata lain,” ujar Haryo seraya meneteskan air mata.

Sementara, Pjs Bupati Tegal Sinoeng Noegroho Rachmadi saat memberikan penghormatan terakhir mengaku kehilangan sosok pemimpin yang begitu lekat dan sangat dicintai rakyatnya. Seorang guru besar yang penuh dedikasi dengan berbagai tugas yang masih diembannya.

“Saya menyaksikan bahwa beliau orang yang baik. Sepanjang kepemimpinannya, beliau selalu menunjukkan ketelitian, ketekunan dan tanggungjawabnya dalam mengemban amanat rakyat,” ucapnya.

Menurutnya, tidak sedikit prestasi gemilang yang berhasil ditorehkan Pemkab Tegal selama masa kepemimpinannya. Rasa letih dan lelah yang mendera tidak menyurutkan niatnya untuk bertemu dan melayani rakyatnya. “Sungguh suatu teladan yang patut kita tiru. Selamat jalan Bapak Bupati Tegal. Biarlah sikap hidup dan contoh konkrit yang telah bapak berikan selama ini menjadi teladan yang sangat berharga bagi kami semua,” ujarnya.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB Bahrudin Nasori usai menghadiri prosesi penghormatan terakhir mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya. Dirinya tidak menyangka jika sahabat karibnya itu meninggal dunia begitu cepat. Beberapa waktu lalu, dirinya mengaku masih sempat bercanda dengan dalang nyentrik itu.

“Selamat jalan sahabatku. Semoga amal baik almarhum dibalas oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” imbuhnya.

Enthus Susmono lahir pada 21 Juni 1966 di Desa Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Dia anak satu-satunya Soemarjadihardja, dalang wayang golèk terkenal di Tegal. Orangtua dan para leluhurnya dalang. Bahkan R.M. Singadimedja, kakek moyangnya adalah dalang terkenal dari Bagelen pada masa pemerintahan Sunan Amangkurat di Mataram. Selain dalang wayang kulit, Enthus Susmono juga menciptakan Wayang Santri sebagai pengembangan tradisi seni pertunjukan wayang tradisional (purwa) yang tidak terikat pada pakem epos Ramayana maupun Mahabharata. Lupit-Slenteng adalah tokoh fiktif sekaligus tokoh sentralnya. Kini, jenazah Enthus Susmono dimakamkan di rumahnya di Jalan Projo Sumarto 2 RT 7 RW 1 Desa Bengle, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.(yer)

Facebook Comments