Radar Pendidikan

Corat-coret Seragam Bukan Identitas

SMP Islam Pekalongan

BERFOTO – Siswa berprestasi yang meraih nilai tertinggi dalam mapel umum dan agama berfoto bersama orang tua dan guru di acara pelepasan, Selasa (15/5).
FAKHRUN NISA / RADAR PEKALONGAN

*SMP Islam Pekalongan

KOTA – Dalam kegiatan Pelepasan Siswa-siswi kelas IX yang digelar oleh SMP Islam Pekalongan pada Selasa (15/5), Kepala Sekolah Titik Purwaningsih menuturkan bahwa corat-coret seragam dan konvoi di jalan bukanlah identitas SMP Islam Pekalongan.

Dirinya menghimbau kepada lulusan untuk selalu menjaga nama baik sekolah dimanapun dan kapanpun. Pelepasan siswa tahun ajaran 2017/2018 ini digelar di Gedung PPIP Kota Pekalongan dan diikuti oleh seluruh siswa serta orang tua siswa kelas IX.

“Saya mohon tidak ada corat-coret baju seragam dan konvoi, itu bukan identitas kita. Lebih baik jika seragam yang sudah tidak terpakai disumbangkan kepada yang membutuhkan,” ujar Titik dalam sambutannya.

Disebutkan, siswa kelas IX yang mengikuti pelepasan berjumlah 190 anak yang berasal dari tujuh rombongan belajar. Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh beberapa penampilan dari siswa, diantaranya dialog bahasa Arab, pembacaan dan musikalisasi puisi, rebana, solo song, macapat, pidato bahasa Inggris, dan fashion show. Acara pelepasan dibawakan dengan tiga bahasa, yakni bahasa Indonesia, bahasa Arab, dan bahasa Inggris.

SMP Islam Pekalongan juga memberikan penghargaan kepada siswa-siswi yang menempati peringkat lima besar dalam ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) mapel umum dan agama. Siswa-siswi tersebut adalah Muhammad Dani Zulfikar, Aisyah Mardiani, Maulida Zachwa, Rania, Mochamad Fitrah, Fatimah Jihan, dan Nur Su’udiyah. Dalam kesempatan ini, Titik mengucapkan selamat kepada siswa yang akan menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan lebih baik.

“Kami sangat senang sekali, anak-anak bisa mengekspresikan bakat seni masing-masing. Kami mengucapkan selamat kepada atas kesuksesan dalam menempuh ujian kemarin, mudah-mudahan hasilnya juga sukses sesuai dengan target yang kita tetapkan bersama,” lanjutnya.

Titik berpesan kepada para lulusan agar tetap mengamalkan hal yang telah diajarkan ustadz dan ustadzah di sekolah, serta menjadi anak yang cerdas, berbakti, berbudi luhur, dan berakhlakul karimah. Dirinya berharap siswa yang lulus tetap merasa memiliki sekolah dan bergabung dalam ikatan alumni supaya bisa turut membangun SMP Islam Pekalongan bersama-sama. (mg6)

Penulis: Fakhrun Nisa | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments