Neutron Yogyakarta
Radar Batang

Ramadhan, Hiburan Malam dan Panti Pijat Tetap Buka

Razia Hiburan Malam

MIRAS – Tim gabungan yang melakukan razia mendapati adanya pedagang yang menjual minuman keras dan langsung mengamankannya, kemarin.
M Dhia Thufail

Pemkab Batang Batasi Waktu Operasional

Satpol PP Tindak Lanjuti Surat Edaran

Selama bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriyah, tempat hiburan malam dan panti pijat di Kabupaten Batang dipastikan tetap buka. Hanya saja, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang sedikit memperketat waktu operasional tempat tempat tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Batang Wahyu Budi Santosa mengatakan bahwa Pemkab tidak akan memberikan toleransi bagi pelaku usaha tempat panti pijat maupun tempat hiburan yang melanggar ketentuan itu.

“Bagi para pengusaha Panti Pijat Tradisional, Karaoke dan Bilyard, pada H-3 puasa sampai hari keempat puasa kita minta untuk tutup total. Begitu juga nanti pada H-3 – H+3 Lebaran, kita perintahkan untuk tutup total. Seperti tahun tahun sebelumnya,” kata Wahyu saat ditemui di Kantornya, Selasa (15/5).

Pengaturan jam tayang lanjutnya sudah melalui rapat koordinasi dengan semua stakeholder, seperti Kepolisian, Satpol PP dan pengelola usaha tempat hiburan. Yang selanjutnya akan diterbitkan surat himbauan dalam rangka menyambut Ramadhan dan Idul fitri.

“Namun selanjutnya, pada hari kelima puasa sampai dengan H-3 lebaran, kita mulai berlakukan pembatasan waktu operasional. Kita perintahkan agar pada siang hari seluruh tempat hiburan maupun panti pijat untuk tutup total, dan mulai buka pada pukul 20.00 – 24.00 WIB,” ungkap Wahyu.

Selain itu, kata dia, bagi mereka yang terlibat dalam usaha harus tetap menjaga norma dan sopan santun dalam berpakaian.

“Untuk usaha rumah makan dan warung makan pada siang hari dapat beroperasi dengan catatan harus menjaga ketertiban dan norma dalam suasana ibadah puasa dengan menggunakan penutup tirai agar aktivitas di dalam warung tidak terlihat masyarakat,” katanya.

Menurut dia, adapun untuk kegiatan hiburan yang dilaksanakan di hotel juga akan dibatasi sesuai jenis dan jam pelaksanaan.

Pemkab dan Polres Batang, kata dia, akan meningkatkan pengawasan dan pencegahan terhadap kegiatan perjudian, prostitusi, minuman keras, dan peredaran narkotika serta obat – obatan terlarang.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Batang, Suresmi melalui Kepala Seksi Penegakan Perda, Tri Teguh mengatakan, bahwa pihaknya juga sudah melakukan pengecekan pasca surat edaran dari Dinas Pariwisata itu diterbitkan.

“Kemarin Selasa (15/5) kami telah menindaklanjuti surat edaran yang telah diterbitkan. Kami lakukan pengecekan kesejumlah tempat hiburan, mulai dari kafe karaoke, lokalisasi dan panti pijat,” katanya.

Adapun hasilnya, petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Polres Batang, Kodim 0736/Batang beserta Polisi Militer (PM) tidak mendapati adanya aktifitas hiburan.

“Tidak ada yang buka, sepi. Namun demikian, kami tetap berusaha menggledah sejumlah warung yang terindikasi menjual minuman miras. Hasilnya, kami amankan sejumlah miras berupa tujuh botol AO ukuran besar, 12 botol Congyang ukuran kecil dan lima botol bir merk guines ukuran kecil,” pungkasnya. (fel)

Facebook Comments