Radar Batang

Bupati Batang Minta Ketua RT Bantu Deteksi Dini Terorisme

PPRT

BERI SELAMAT – Bupati Wihaji, Wabup Suyono, Ketua DPRD Imam Teguh Raharjo dan Dewan Pendiri PPRT KH Zaenal Mutaqin memberikan ucapan selamat untuk pengurus PPRT yang baru dilantik, kemarin.
AKHMAD SAEFUDIN

BATANG – Di tengah maraknya aksi terorisme beberapa hari terakhir, Bupati Wihaji berharap besar terhadap peran para Ketua Ruun Tetangga (RT) di Kabupaten Batang. Sebagai ujung tombak pemerintahan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat, para tetua RT disebutnya bisa berperan dalam mendeteksi dini warganya yang dinilai mencurigakan.

Pesan itu disampikan Bupati saat kegiatan pengukuhan Perkumpulan Pengurus Rukuh Tetangga (PPRT) Kabupaten Batang di pendopo kabupaten, Senin (14/5). Menurutnya, selama ini peran itu sebetulnya telah dijalankan oleh setiap Ketua RT di lingungannya masing-masing, namun dipandang perlu ditingkatkan karena potensinya sedang meningkat.

“Tugas itu telah melekat dalam diri Ketua RT, karena mereka memantau keluar masuknya warga.SOP nya jelas, 1 kali 24 jam tamu wajib lapor,” kata Wihaji.

Kata dia, apa yang diperankan oleh Ketua RT adalah bagian dari kepekaan dan kepedulian dalam menjaga kondusivitas lingkungannya. Tugas itu menjadi relevan di tengah meningkatnya pergerakan pelaku teror.

“Dengan peran yang ada, para Ketua RT bisa mempersempit ruang gerak terorisme. Yang penting proaktif, kalau ada pergerakan warga yang mencurigakan, segera lapor ke kepolisian atau markas TNI terdekat. Termasuk jika ada paham keagamaan menyimpang, aneh, dan tertutup juga bisa dilaporkan,” terang Bupati.

PPRT Batang sendiri kemarin resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai bagian dari organisasi yang ada di dalam pemerintah daerah. Dalam struktur kepengurusan, Bupati didaulat sebagai pembina, sementara pengarahnya adalah KH Zaenal Mutaqin. Adapun pengurus harian diisi oleh Muhayin S Pdsebagai ketua, sekretaris Ahmad Mukhsin A Md, dan bendahara Adhi Bhaskoro S STP M Si.

“Pesan khusus saya, jangan sekali-kali memanfaatkan PPRT untuk kepentingan pribadi maupun golongan. Sebagai pendiri kami tak akan rela. Mari bekerja membantu pembangunan daerah mewujudkan Batang yang guyub rukun, baldatun thayibatun warabun ghafur,” pesan KH Zaenal Mutaqin.

Ketua PPRT, Muhayin, menyatakan komitmennya untuk mendukung suksesnya pembangunan daerah yang digelorakan Bupati Wihaji dan Wabup Suyono. Lembaganya juga siap untuk bersinergi dengan organisasi terkait, seperti Sang Pamomong, PPDRI, dan paguyuban BPD. “Sebagai ujung tombak maupun ujung tombok, PPRT siap membantu suksesnya pembangunan,” tandasnya.

Pelantikan sendiri dihadiri Ketua DPRD Imam Teguh Raharjo, perwakilan Polres dan Kodim, sejumlah pimpinan OPD, Sang Pamomog, PPDRI, dan paguyuban BPD. Bupati menyampaikan komitmennya untuk mengalokasikan tunjangan bagi para ketua RT sebesar Rp 100 ribu/bulan.

Ketua DPRD juga berharap PPRT bisa berperan maksimal membantu program-program pemerintah. Termasuk dalam mencegah pergerakan terorisme di lingkungan masing-masing. “Tugas Pak RT itu berat, menangani masalah apapun, termasuk mendeteksi warganya jika ada yang mencurigakan. Tetaplah berbuat baik, meski imbalannya mungkin tak ada,” ucapnya. (sef)

Facebook Comments