Radar Kajen

SMA 1 Kesesi Menuju Sekolah Adiwiyata

Hidup adalah Amanah, Kerja adalah Ibadah-hut

HUT – Apel kegiatan Hari Ulang Tahun SMANSI Ke 23 Tahun Pelajaran 2017/2018.
DOK ISTIMEWA

KESESI – Salah satu program kementerian lingkungan hidup dalam upaya mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup, kini SMA 1 Kesesi tengah menuju sekolah adiwiyata.

Dijelaskan Kepala SMA 1 Kesesi, Drs H Eko Supriyanto MPd, dalam program tersebut diharapkan setiap warga sekolah dapat ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat dan menghindarkan dampak lingkungan yang negatif.

Tujuan program adiwiyata, lanjutnya, menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah agar menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah antara lain guru, murid dan pekerja lainnya sehingga dikemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya penyelamatan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

“Program adiwiyata dikembangkan berdasarkan norma–norma dalam berperikehidupan yang antara lain kebersamaan, keterbukaan, kesetaraan, kejujuran, keadilan, dan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan sumber daya alam,” tegasnya.

Menurutnya beberapa aspek tersebut harus menjadi perhatian sekolah untuk dikelola dengan cermat dan benar apabila mengembangkan program adiwiyata, yakni kebijakan kurikulum, kegiatan, dan sarana prasarana. Sehingga secara terencana pengelolaan aspek-aspek tersebut harus diarahkan pada indikator yang telah ditetapkan dalam program adiwiyata. Kebijakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan berbasis parisipatif dan sarana dan prasarana pendukung ramah lingkungaan dan pengembangan kebijakan sekolah.

“Untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan maka diperlukan model pengelolaan sekolah yang mendukung dilaksanakannya pendidikan lingkungan hidup oleh semua warga sekolah sesuai dengan prinsip-prinsip dasar program adiwiyata yakni partisipatif dan berkelanjutan. Pengembangan kebijakan sekolah yang diperlukan untuk mewujudkan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan.”

Untuk mewujudkan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, warga sekolah perlu dilibatkan dalam berbagai aktivitas pembelajaran lingkungan hidup. Selain itu sekolah juga diharapkan melibatkan masyarakat di sekitarnya dalam melakukan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat baik bagi warga sekolah, masyarakat maupun lingkungannya. Kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan oleh warga sekolah dalam pengembangan kegiatan berbasis partisipatif.

Ada beberapa penghargaan dalam program adiwiyata. Penghargaan adiwiyata terbagi dalam tiga kategori yaitu sekolah Adiwiyata Mandiri, Sekolah Adiwiyata, dan Sekolah Calon Adiwiyata. Adiwiyata Mandiri diberikan kepada sekolah-sekolah yang mampu mempertahankan program-program lingkungan hidup mereka selama tiga tahun berturut-turut.

“Pada dasarnya program adiwiyata tidak ditujukan sebagai suatu kompetisi atau lomba. Penghargaan adiwiyata diberikan sebagai apresiasi kepada sekolah yang mampu melaksanakan upaya peningkatan pendidikan lingkungan hidup secara benar, sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Semoga sekolah kita kedepan akan menjadi sekolah adiwiyata,” tegasnya.

Hidup adalah Amanah, Kerja adalah Ibadah

Bagi Kepala SMAN 1 Kesesi, Drs H Eko Supriyanto MPd yang lahir di Purwokerto, 9 Januari 1965 hidup adalah sebuah amanah dan dalam menjalankan kerja merupakan sebuah ibadah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pria berkaca mata yang menempuh pendidikan SD hingga SLTA di Purwokerto ini menjalani kuliah di jurusan pendidikan Bahasa Inggris IKIP Bandung pada tahun 1984 dan Lulus 1989. Kemudian di tahun 2003 mengikuti Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (2005) melalui bea siswa unggulan.

Suami dari Hj Siti Maryatul Kiptiyah SST saat ini tinggal di Jalan Melati 3 No 26 Griya Wiroto Asri Rowoyoso Kecamatan Wonokerto. Aktif pada dunia pendidikan sejak diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil tahun 1992 menjadi guru bahasa Inggris di SMA Bojong. Pangkat Pembina Golongan Tk I- IV (b), terhitung 8 Agustus 2008 dipercaya menjadi Kepala Sekolah di SMA Paninggaran hingga 2013 di SMA Kajen 2013-2015, SMA Doro 2015 – 2018, dan SMA 1 Kesesi 2018 – hingga saat ini. (jun)

Penulis: Ahmad Junaedi | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments