Radar Batang

Destinasi Wisata Paralayang Resmi Dibuka

Wisata Paralayang

TERBANG SOLO – Bupati Batang bersiap untuk melakukan terbang solo dari atas bukit Sikuping dengan menggunakan paralayang, Sabtu (28/4).
M Dhia Thufail

Lima Warga Negara Asing Ikut Terbang

Bukit Sikuping yang berada di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih kini telah resmi menjadi destinasi wisata Paralayang di Kabupaten Batang. Hal itu ditandai dengan digelarnya ajang Kejuaraan Nasional Paralayang yang diikuti puluhan peserta dari berbagi klub dan daerah dan merupakan serangkaian kegiatan untuk memeriahkan Hari Jadi ke-52 Kabupaten Batang.

Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Yuswanto mengatakan bahwa kegiatan kejuaraan ini diikuti oleh atlet paralayang dari berbagai daerah di Jawa Tengah, seperti Semarang, Solo, dan Magelang.

“Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang atlet dan 50 orang lainnya ikut mencoba fun fly untuk meramaikannya,” jelas Yuswanto, yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Batang ini.

Yuswanto mengatakan, bahwa tak hanya para atlet paralayang yang ikut merasakan sensasi terjun payung dari Bukit Sikuping, lima warga negara asing juga antusias untuk mencoba terjun dari Bukit dengan ketinggian lebih dari 1500 meter di atas permukaan laut ini.

Diketahui, mereka adalah mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Negeri Semarang, yang berasal dari Turki, Libya, Khirgistan, Madagaskar, dan Lithuania.

Anas Fauzy yang merupakan pendamping kelima mahasiswa tersebut mengatakan bahwa mereka sangat antusias untuk merasakan terjun payung paralayang yang pertama kali digelar di Kabupaten Batang.

“Saat diberitahu jika ada kegiatan paralayang di Kabupaten Batang, mereka sangat antusias, karena ini juga pertama kalinya spot ini digunakan untuk kegiatan paralayang. Jadi semakin tidak sabar mereka untuk mencoba,” terangnya.

Ia juga mengatakan bahwa dengan mengajak mereka untuk mencoba paralayang, sekaligus mengenalkan dan mempromosikan salah satu wisata yang ada di Kabupaten Batang ini hingga luar negeri.

Monica warga negara asal Liutania yang ikut menjajal fun fly menyatakan senang dan lokasinya juga sangat bagus dengan pemandangan dan porama laut dan sawahnya.

“Indonesia banyak tempat cantik, salah satunya di sini, bagus pemandangannya, ada panorama laut, kebun jagung serta persawahannya. Dan tak ketinggalan, orangnya ramah ramah,” kata Monica yang mahir berbahasa Indonesia.

Bupati Batang Wihaji yang membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan kejuaraan paralayang mencatatkan sejarah pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Batang. Sekaligus untuk mempromosikan potensi tempat olah raga paralayang.

Ia juga mengatakan, kedepan kegiatan kejuaraan ini akan di jadikan sebagai agenda tahunan tingkat nasional. hal ini juga untuk mendukung tahun kunjungan wisata 2022, dengan mengembangkan tempat latihan paralayang dan membuka potensi destinasi wisata baru yang memiliki multiplayer efek ekonominya.

Ia juga berharap dengan adanya tempat olah raga tersebut akan muncul bibit – bibit baru atlit paralayang dari Kabupaten Batang, serta akan kita ajak siswa siswi SMP dan SMA untuk mencoba olah raga baru di Kabupaten Batang.

Pihaknya juga paham, terkait fasilitas pendukung. Sehingga akan segera menata infrastruktur nya. Namun butuh kerjasama yang baik antara Pemda dan masyarakat, untuk saling bahu membahu. (fel)

Facebook Comments