Radar Kendal

Kartininan, Karyawan Kenakan Kebaya

Kartininan, Karyawan Kenakan Kebaya

LOMBA – PT Sari Tembakau Harum Cepiring mengadakan berbagai lomba dalam rangka Hari Kartini.
AKHMAD TAUFIK / RADAR PEKALONGAN

KENDAL – Sebagai bentuk penghormatan perjuangan Kartini, sebanyak 700 karyawan PT Sari Tembakau Harum Cepiring mengenakan kebaya saat bekerja. Tidak hanya itu, untuk memperingati, PT Sari Tembakau Harum Cepiring juga mengadakan beberapa kegiatan, dari Fashion show dengan kostum bahan daur ulang sampah, lomba kreasi karya dari bahan daur ulang sampah, dan lomba yel-yel. Seluruh peserta merupakan karyawan PT Sari Tembakau Harum Cepiring. Kegiatan berlangsung di tengah kesibukan karyawan bagian produksi rokok sedang bekerja pada Senin (24/4).

Direktur Utama PT Sari Tembakau Harum Cepiring, Warih Sugriyanto, mengatakan bahwa peringatan Hari Kartini sebagai salah satu agenda tahunan. Setiap tahunnya menghadirkan acara yang berbeda. Tahun ini mengangkat tema Peran Serta Kartini Dalam Melestarikan Alam dan Peduli Sampah.

Ia menjelaskan bahwa tujuan acara ini sebagai bentuk apresiasi. “Acara ini Sebagai salah satu bentuk penghormatan kami terharap perjuangan Kartini selain itu juga untuk memberi apresiasi kepada pekerja kami yang sebagian besar merupakan kaum wanita. Kenapa acara ini kami adakan di tengah-tengah karyawan bekerja karena sebagai salah satu bentuk hiburan dan hal tersebut memang sudah biasa di tempat kami artinya karyawan sambil bekerja dengan diselingi hiburan,” ungkapnya.

Para peserta sangat terlihat antusias dengan menghadirkan busana dari daur ulang dan hasilnya sungguh sangat luar biasa, terbilang kreatif. Begitu pula dengan kreasi bahan daur ulang sampah yang menghasilkan baju dari plastik, bunga dari plastik, sandal dari bahan plastik dan lainnya.

Pihaknya berharap bahwa dengan adanya peringatan Hari Kartini para kaum wanita tidak lagi harus bekerja diluar negeri, para kaum wanita harus merdeka dinegeri sendiri artinya tidak harus mempertaruhkan nyawa, keluarga hanya untuk menjadi TKI. Masih banyak pekerjaan dan peluang usaha di dalam negeri asalkam ada niat berusaha.

Sementara itu, salah satu karyawan, Dewi Susanti, yang sudah sebelas tahun bekerja di PT Sari Tembakau Harum Cepiring sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan ini. Hal tersebut sebagai suatu apresiasi kepada kaum wanita. Ia pun berharap dengan adanya kegiatan ini nasib kaum wanita semakin diperhatikan khususnya buruh seperti dirinya.

“Bukan hanya saya yang bergantung pada industri rokok namun masih ada jutaan Kartini jaman now yang harus diperhatikan. Harapannya pemerintah memihak industri rokok karena nasib kami juga sangat terjamin disini,” harapnya. (fik)

Penulis: Akhmad Taufik | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments