Radar Pendidikan

Pekan Bakti Anak, Buat Orang Tua Terharu

*Pembiasaan Bakti Anak, Ajak Siswa Mandiri

Pekan Bakti Anak MI Salafiyah Karanganyar 01, mengajak siswanya untuk senantiasa berbuat baik kepada orang tua. Seperti apa? EKA ISDITYA, TIRTO

Pekan Bakti Anak, Buat Orang Tua Terharu

MEMBANTU ORANG TUA – Aktivitas siswa MI Salafiyah Karanganyar 01 membantu orang tua di rumah.
EKA ISDITYA / RADAR PEKALONGAN

MADRASAH Ibtidaiyah Salafiyah Karanganyar 01 gelar program inovasi, yang ditujukan kepada siswanya. Yakni kegiatan Pekan Bakti Anak. Kegiatan tersebut diujicobakan selama sepekan dimulai sejak Senin (17/04) dan berakhir Senin (23/04).

Menurut informasi yang diungkap Kepala MI Salafiyah Karanganyar 01, Yusrol Hafidz SPd I, pihaknya sengaja menggelar program tersebut sebagai upaya agar para siswa tergerak untuk senantiasa berbuat baik kepada orang tuanya. “Kegiatan ini kami terapkan untuk seluruh siswa dari kelas I sampai kelas VI. Hanya saja poin-poinnya ada yang dibedakan. Untuk kelas atas jumlah kegiatan yang harus dilaksanakan lebih banyak,” ujar pria yang akrab disapa Pak Yus ini.

Sambutan positif atas terlaksananya kegiatan tersebut mengalir deras. Para orang tua sangat mengapresiasi atas inovasi yang dicetuskan oleh MI yang juga menjadi salah satu peserta dalam ajang Pesta Siaga di tingkat Kwartir Daerah Jawa Tengah ini.

“Jadi selain ada kartu yang digunakan oleh tiap-tiap siswa, kami juga meminta agar orang tua mendokumentasikan aktivitas-aktivitas anak-anak di rumah. Hasilnya macam-macam, ada yang membantu menyapu rumah, ada yang bantu memijat orang tuanya, ada yang bantu mencuci piring. Sampai ada yang membuat terharu ada dua orang siswa kakak adik, mereka membuat surat cinta untuk orang tuanya dan diletakkan di tas kerja ibunya. Waktu melihat orang tua mana yang tidak terharu,” jelas Pak Yus.

Apresiasi juga keluar dari Pengawas Madrasah Kecamatan Tirto, Dra Hj Munifah. “Ini salah satu program madrasah yang bagus dan baru saya temui, mungkin di madrasah lain belum ada yang melaksanakannya,” ujar Munifah.

Menurutnya, program tersebut dapat membiasakan anak agar dapat hidup mandiri mengurus kebutuhan pribadinya. “Selain itu program tersebut juga bisa membentuk karakter anak yang mulai terkikis. Diharapkan dengan program ini bisa menumbuhkan karakter anak didik kita,” jelas Munifah.

Atas terlaksananya program tersebut, salah seorang orang tua, Triyanti Naura mengungkap perasaan bahagianya atas program inovatif ini. “Baru sehari pelaksanaan saja saya sudah merasa dimanjakan anak-anak. Pekan bakti mungkin terlalu pendek, ganti saja dengan bulan bakti, tahun bakti, atau selamanya bakti,” ungkap Triyanti. (*)

Penulis: Eka Isditya
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments