Radar Pendidikan

Lulusan SMK Harus Siap Kerja

SMK Muhammadiyah Pencongan

BELAJAR – Suasana belajar siswa SMK Muhammadiyah Pencongan.
EKA ISDITYA / RADAR PEKALONGAN

*SMK Muhammadiyah Pencongan

WIRADESA – Sebagai salah satu Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Pekalongan, SMK Muhamamdiyah Pencongan (SMK Muhapen) bekerja keras agar siswanya dapat terjun ke dunia industri secara matang usai menyelesaikan pendidikan di SMK Muhapen.

Menurut salah seorang Pengajar Otomotif yang juga menjadi Wakil Kepala Urusan Hubungan Masyarakat (Humas) SMK Muhapen, Rizqi Aminudin SPd, pihaknya sangat menaruh perhatian terhadap kesiapan siswa hingga mengarahkan siswa untuk terjun ke berbagai industri. Melalui program Bursa Kerja Khusus (BKK) Muhapen Bersinar, nama BKK SMK Muhapen, sekolah membuka peluang para siswa untuk masuk sebagai kandidat di Industri dalam maupun luar negeri.

“Jiwa SMK itu pasti beda dengan sekolah menengah atas, siswa SMK orientasinya ya kerja. Memang ada beberapa siswa kami yang kemudian melanjutkan ke Perguruan Tinggi, itu juga bagus, tapi untuk pendidikan di SMK memang difokuskan agar siswa itu siap kerja,” ujar Rizqi, sapaan akrabnya.

Selain mempersiapkan siswa melalui pelajaran akademik di sekolah, pihaknya juga mempersiapkan siswa secara mental agar mereka siap mengahadapi dunia kerja. “Dunia kerja tentunya lebih keras, sehingga anak-anak juga harus dipersiapkan sebelum kesana,” jelas.

Turut dijelaskan, ada beberapa kesulitan untuk mendorong para siswa agar bersedia dan siap bekerja di luar daerah hingga luar negeri. Pasalnya maindset orang tua yang masih menginginkan putra-putrinya untuk tetap tinggal di Pekalongan yang akhirnya mengurungkan semangat siswa untuk dapat berkarier di industri besar. “Untuk siswa sebenarnya keinginan sudah banyak, bahkan meraka bersemangat. Sekarang saatnya sedikit demi sedikit kami ubah maindset orang tua demi kesuksesan anak-anak,” pungkas Rizqi. (mg5)

Penulis: Eka Isditya | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments