Radar Pendidikan

Ratusan Siswa Paud Unjuk Kebolehan

Ratusan Siswa Paud Unjuk Kebolehan

UNJUK GIGI – Para siswa Paud saat melaksanakan salah satu lomba dalam Gebyar Paud.
NOVIA ROCHMAWATI / RADAR PEKALONGAN

*Gebyar Paud Kabupaten Batang

BATANG – Ratusan siswa Paud se Kabupaten Batang unjuk kebolehan aneka lomba dalam kegiatan Gebyar Paud, Senin (16/4). Para bocah tersebut menjadi perwakilan dari 15 kecamatan yang berkompetisi dalam 12 lomba.

Bunda Paud Kabupaten Batang, Uni Kuslantasih, didaulat membuka kegiatan. Dalam sambutannya, Uni berharap kegiatan ini dapat merangsang anak untuk lebih kreatif, khususnya dalam aktivitas motorik.

“Gebyar Paud ini tidak mengutamakan kompetisi semata, tetapi lebih mengedepankan bagaimana memberikan stimulan/rangsangan terhadap anak melalui kreativitas dan aktivitas motorik. Sehingga dapat membantu proses tumbuh kembang anak,” terang istri Bupati Batang, Wihaji ini.

Uni berharap gebyar paud ini dapat menjadi wadah pembangunan karakter bagi anak. Dimana dalam pembangunan karakter ini anak diajari tentang budi pekerti, moral, sosial, tentang baik dan buruk. Apalagi di usia anak dalam rentang 0-6 tahun. Dimana masa tersebut merupakan masa yang tepat untuk merangsang anak.

“Dari sejumlah penelitian usia 0-6 tahun merupakan usia yang sering disebut “Golden Age”. Pada fase perkembangan ini anak akan memiliki potensi yang luar biasa. Sehingga diperlukan stimulan atau rangsangan yang tepat. Dan tentunya perlu adanya peranan orang tua dan keluarga. Sehingga antara pendidikan Paud dan dukungan orang tua saling berkesinambungan,” tandas Uni.

Sementara itu, Kepala Bidang PNFI Disdikbud Batang, Hadi Purnomo didampingi Kasi Peserta Didik dan Pengembangan Karakter Paud, Wahyu Riswati menerangkan, kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, 16-17 April. Kegiatan ini sendiri diikuti perwakilan paud dari 15 kecamatan yang ada di Batang.

Ada 12 jenis kegiatan yang dilombakan, yang terbagi menjadi empat pos. Pos A terdiri dari berkreasi dengan bombik, memindah kelereng dengan penjepit, serta bermain dengan balok. Pos B terdiri dari dolanan tradisional, melukis bebas dengan cerita, serta jengklek estafet bola.

Pos C terdiri dari membentuk dengan plastisin, Finger painting, serta memasukkan bola ke keranjang. Dan yang terakhir Pos D Lari estafet menempel keping geometri, menyanyi lagu nasional dan tari kreasi baru. Para pemenang sendiri, selain mendapatkan uang pembinaan juga mendapatkan piala dan sertifikat.

“Kami berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan gelaran ini. Kami harap dengan kegiatan ini makin banyak masyarakat yang berperan dan memberikan perhatiannya kepada pendidikan Paud,” tandasnya. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments