Radar Batang

Jemput Bola, Jaring Masyarakat Rekam KTP-El

Jemput Bola Rekam E KTP

JEMPUTAN – Petugas dari KPU dan Disdukcapil menyediakan mobil jemputan untuk membawa warga yang sudah lanjut usia melakukan perekaman KTP-El di kantor kecamatan.
M Dhia Thufail

BATANG – Ribuan warga yang sudah memiliki hak pilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah tahun 2018, ternyata sampai dengan saat ini belum melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (KTP-El). Hal tersebut bisa mengakibatkan banyaknya suara yang terancam hilang.

Untuk itu, petugas penyelenggara Pilkada bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) serentak melakukan jemput bola untuk melakukan perekaman data. Sehingga tak khayal, setiap harinya kantor-kantor Kecamatan terlihat banyak antrian masyarakat yang akan melakukan perekamanan.

“Seperti inilah situasi proses perekaman KTP-El selama tiga hari ini, yang serentak diselenggarakan oleh petugas KPU dan Disdukcapil di kantor Kecamatan Reban. Mereka berjubel antri, menunggu giliran rekam KTP,” ungkap Kepala Divisi Perencanaan dan Data KPU Batang Nur Tofan, Senin (16/4).

Ia menjelaskan, dengan cara jemput bola, para petugas saat ini datang langsung ditiap Kecamatan yang ada, untuk melakukan perekaman data KTP-El. Sebagaimana salah satu sarat untuk bisa turut serta merayakan pesta demokrasi pada Pilgub Jateng nanti.

“Antusias warga masyarakat sangatlah tinggi, terlihat mereka dengan sabar antri menunggu di depan pintu ruang perekaman. Mayoritas para warga tersebut yakni manula yang hendak melakukan perekaman KTP-El dengan harapan bisa menyalurkan suara dalam memilih pemimpin didaerah pada Pilgub Jateng mendatang,” terangnya.

Nur Tofan menambahkan, perekaman data KTP-El yang dilakukan dengan cara jemput bola secara serentak di 15 kecamatan tersebut, nantinya akan dilanjutkan menuju proses penetapan DPT pada 19 april mendatang.

“Pasalnya, dari data yang ada, sedikitnya terdapat 5 ribu DPS yang bermasalah dengan kekurangan syarat administrasi yakni berupa KTP-El. Dan selama tiga hari ini, perekaman data KTP-El sudah mampu menyelesaikan sekitar tiga ribuan,” beber Nur Tofan.

Pihaknya berharap, agar hasil kinerja selama tiga hari ini bisa memaksimalkan jumlah calon pemilih yang tidak bisa mengikuti pemilihan Gubernur Jateng pada bulan Juli nanti. (fel)

Penulis: M. Dhia Thufail & Redaktur: Dony Widyo

Facebook Comments