Radar Batang

Agar Anak Tak Kecanduan HP, Ibu Harus Mahir Mendongeng

Lomba HUT

TERAMPIL – Meski tanpa cermin, ibu-ibu muda Proyo Utara ini tetap terampil merias dirinya dengan hijab saat perlombaan dalam rangka HUT Batang dan Hari Kartini, kemarin.
AKHMAD SAEFUDIN

BATANG – Gegap gempita rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Batang ke-52 ternyata tak hanya terkonsentrasi di lingkungan komplek pemerintah daerah. Minggu (15/4) kemarin, kemeriahan juga berlangsung di Kelurahan Proyonanggan Utara, Kecamatan Batang.

Acara yang dibidani Tim Penggerak (TP) PKK RW 05 Proyo Utara itu sebagai cara mengayuh bagyo momentum HUT Batang 2018 sekaligus memperingati Hari Kartini 2018. Ada 3 lomba kreatif yang diadakan panitia, yakni membuat produk ketrampilan berbahan dasar limbah, lomba mendongeng ibu-ibu, dan berrias hijab.

“Materi lomba kita desain sesuai dengan semangat ibu-ibu zaman now. Misal bagaimana mendaur ulang barang-barang yang sudah tak terpakai menjadi produk kerajinan yang bernilai ekonomi. Kalau ini ditekuni, tentu bisa menambah penghasilan keluarga,” tutur Ketua PKK RW 05, Sarah Widi Rahayu.

Pun dengan lomba mendongeng. Kemampuan ini menurut Sarah penting dimiliki ibu-ibu masa kini di tengah perkembangan anak-anak yang kecanduan smartphoe, gadget. Dengan kemampuan mendongeng, mereka tidak hanya mengalihkan perhatian anak dari handphone, tetapi juga meningkatkan kualitas keintiman dengan anak-anaknya.

“Kata orang, saat orang tua sibuk berkarir, maka waktu untuk keluarga sedemikian mahal. Mendongeng bisa menjadi quality time yang baik,” tuturnya.

Yang tak kalah seru adalah saat ibu-ibu muda berlomba merias diri dengan hijab tanpa cermin. Nyatanya tangan-tangan terampil mereka mahir merias dirinya. “Kalau pintar merias kan berarti tak perlu menghabiskan uang untuk ke salon,” tutur Ketua TP PKK Proyonanggan Utara, Sri Minangsih.

Ketiga lomba itu diikuti total 32 peserta. Sementara mendongeng dan berhijab masing-masing diikuti 8 peserta, khusus ketrampilan dibuat berpasangan sehingga ada 16 peserta. Untuk penilaian, tiga juri dihadirkan, yakni Ibu Minangsih, Indarti Sri Wahyuningsih, dan Hasna Agus.

Acara yang dipusatkan di RT 03/05 halaman rumah, tepatnya kediaman Bapak Totok selaku tokoh masyarakat setempat. Lurah Proyo Utara, Suswanto SE juga hadir bersama istrinya yang juga Ketua TP PKK. Pun dengan Ketua RW 05 beserta Ketua RT 1 sampai 4, serta Ketua Perpustakaan Flamboyan Eni Ekowati yang ikut memfasilitasi acara.

“Ini acara yang bagus untuk mewadahi kreativitas dan inovasi ibu-ibu PKK sekaligus ikut memeriahkan peringatan HUT Batang ke-52 dan Hari Kartini 2018. Mudah-mudahan lomba-lomba kreatif itu bisa berlanjut kemanfaatannya di rumah masing-masing,” pesan Pak Lurah. (sef)

Penulis: Akhmad Saefudin & Redaktur: Dony Widyo

Facebook Comments